KISI-KISI
SOAL UN SMA/MA PROGRAM IPA/IPS/KEAGAMAAN T.A 2015/2016
URAIAN
MATERI DAN SOAL SESUAI DENGAN SKL
(STANDAR
KOMPETENSI LULUSAN)
Oleh:
Nurmin, S.Pd.
SKL 1:
MENENTUKAN ISI PARAGRAF SUATU ARTIKEL
URAIAN MATERI
·
Isi paragraf=inti
paragraf=ide pokok=kalimat utama=gagasan utama=pokok pembahasan=kalimat
topik=kesimpulan=hal pokok yang dibahas/diungkapkan dalam bacaan.
Contoh artikel:
Pilihan Kepala Desa (Pilkades) tanpa taruhan ibarat masakan kurang garam sehingga
terasa hambar. Di mana pun ajang pilkades digelar, para petaruh berdatangan
seperti halnya semut merindukan manisnya gula. Mereka datang ke desa yang
menggelar pilkades jauh-jauh hari sebelum pilihan itu dilakukan. Hal ini
dilakukan untuk dengan tujuan untuk mencari informasi calon kepala desa yang
lebih kuaat dan nanti akan menjadi jago ketika taruhan itu dibuka. Jumlah
petaruh yang dataang pada setiap ajang pilkadas mencapai puluhan orang, dari
yang bermod al ratusan ribu, jutaan,
puluhan juta, dan ada juga dalam bentuk barang, seperti sepeda motor atau
mobil..
Isi dari artikel di atas adalah:
Pilihan
Kepala Desa (Pilkades) tanpaa taruhan ibarat masakan kurang
garam.
Isi
dari artikel di atas diambil dari ide
pokok/gagasan utama yang terletak di awal kalimat. Artikel di atas adalah banyak membahas
masalah taruhan dalam pemilihaan kepala desa (pilkades).
·
Letak ide pokok atau isi paragraf:
1. Kalimat
utama/ide pokok terletak di awal paragraf (deduktif).
Ciri
paragraf deduktif:
-
Kalimat pertama
merupakan kalimat inti/ide pokok.
-
Kalimat 2, 3, dan
4/kalimat terakhir merupakan kalimat penjelas
Contoh:
(1)
Program tertib lalu lintas menjamin keselamatan pengguna jalan. (2) Dengan
mematuhi ketertiban lalu lintas, setiap pengguna jalan merasa nyaman. (3) Risiko
kecelakaan pengguna jalan relatif lebih rendah. (4) Polisi pengatur lalu lintas
pun tidak harus dipusingkan oleh pengguna jalan yang sering melanggar aturan.
Penjelasannya:
Ide pokok Paragraf di atas terdapat pada kalimat nomor
1:
Program tertib lalu lintas menjamin keselamatan pengguna jalan.
Kalimat penjelas paragraf di atas terdapat pada
kalimat nomor 2, 3, dan 4.
2.
Kalimat utama/ide pokok terletak di
akhir paragraf (induktif)
Ciri paragraf induktif:
-
Kalimat 1, 2, dan
3 merupakan kalimat penjelas.
-
Kalimat 4/kalimat
terakhir merupakan kalimat inti/ide pokok.
-
Biasanya di
akhir paragraf ditandai dengan
kalimat kesimpulan: memang, jadi,
dapat dikatakan, akhirnya, dapat disimpulkan, oleh karena itu, ternyata,
demikian, jelaslah bahwa dsb.
Contoh:
(1) Melihat
sosoknya, sepertinya susah untuk dimainkan. (2) Berat dan rumit, serta butuh
nafas panjang. (3) Tetapi, kesan pertama sering menipu. (4) Main saksofon ternyata mudah yang bisa dilakukan sambil cengar-cengir.
Penjelasannya:
Ide pokok paragraf di atas terletak di akhir paragraf atau kalimat nomor 4: Main
saksofon ternyata mudah…
Kalimat penjelas paragraf di atas adalah kalimat nomor
1, 2, dan 3.
SOAL UN
2009/2010/P 26 UTAMA:
(1) Wilayah
DKI Jakarta kini tumbuh menjadi kota pusat belanja. (2) Ada lebih kurang 92 mal, plaza, dan shoping center yang
ada di kota
berpenduduk sepuluh juta jiwa ini. (3) Sejumlah mal bahkan berdiri berdekatan
dengan mal lainnya. (4) ada yang bersebelahan, berhadap-ahadapan, dan adapula
saling memunggungi. (5) Hal ini paling penting untuk menyesuaikan dengan gaya hidup masyarakat kota metropolitan. (6) ini menandakan ekonomi
Indonesia
tumbuh positif dan ini sangat membanggakan.
1. Ide
pokok paragraf tersebut adalah…
A. gaya
hidup masyarakat
B. perekonomian Indonesia
C. jumlah dan letak mal
D. mal, plaza, shoping center
E. Jakarta pusat belanja
2.
Kalimat utama paragraf tersebut adalah
nomor…
A. (1) B. (2) C. (3) D. (4) E. (5)
KATA
KUNCI
- Isi artikel adalah pokok permasalahn dalam sebuah artikel=ide pokok=gagasan utama=kesimpulan=kalimat apa yang paling banyak ditulis itulah pokok atau inti sebuah artikel.
- Cara untuk menemukan isi artikel harus mengetahui letak kalimat utama, bila sudah dapat mengetahui letak ide pokok apakah isi paragrafnya terletak di awal kalimat atau di akhir kalimat intinya, maka akan kita ketahui isi paragraf tersebut
SKL 2:
MENENTUKAN
UNSUR-UNSUR PARAGRAF
URAIAN MATERI
- Unsur-unsur paragraf yaitu:
1. Kesatuan adalah bahwa dalam satu paragraf harus memiliki satu
ide pokok dan beberapa kalimat
penjelas
2. Kohesi dan
koherens adalah bahwa suatu paragraf
harus memiliki kepaduan bentuk atau
padu dan memiliki pertalian makna saling keterkaitan antara kalimat satu
dengan kalimat berikutnya.
Contoh
paragraf yang tidak padu atau sumbang atau
kalimat penjelas yang tidak mendukung
kalimat utama dalam paragraf
tersebut:
(1)
Objek wisata Pangandaran menyediakan
transportasi rrekreasi untuk memudahkan wisatawan menikmati keindahan pantai.
(2) Wisatawan dosmetik maupun mancanegara dapat menggunakan transportasi untuk
menikmati keindahan alam. (3) Di sepanjang tepi pantai Pangandaran terlihat
berjejer perahu untuk disewakan. (4) Dengan biaya Rp1000, 00 saja perorang,
para wisatawan dapat berputar di sekitar pantai dan menikimati keindahan taman
laut. (5) Para pedagang ikut meramalkan
situasi pantai Pangandaran.
Ide pokok
paragraf di atas terdapat pada kalimat nomor 1: Objek wisata
Pangandaran yang menyediakan transportasi rekreasi untuk memudahkan wisatawan
menikmati keindahan pantai
Kalimat
penjelas yang sesuai dengan ide pokok
paragraf di atas terdapat pada kalimat
nomor 2, 3, dan 4 isinya tentang
penjelasan sarana transportasi rekreasi untuk memudahkan wisatawan menikmati
keindahan pantai
Sedangkan kalimat yang tidak sesuai dengan ide pokok
paragraf di atas adalah
kalimat nomor 5: Para pedagang ikut
meramaikan situasi pantai Pangandaran.
Isi
paragraf atau pokok bahasan yang paling
banyak dibahas pada paragraf di atas
adalah tentang objek wisata Pangandaran yang menyediakan transportasi rekreasi agar
memudahkan wisatawan dapat menikmati keindahan alam.
Contoh lain tentang paragraf
yang padu:
Topik: Kemarau melanda kota Bau-Bau
Kalimat penjelas
(1) Sudah
lebih delapan bulan kemarau melanda Bau-Bau.
(2) Kebun kering kerontang serta sumur tidak berair.
(3) Rumput hijau terlihat di sepanjang jalan.
(4) Bahkan ternak nampak kurus-kurus, tidak adalagi
makanannya.
(5) Air di sumur pak lurah melimpah karena penuh.
Kalimat penjelas yang sesuai dengan topik tersebut
adalah nomor kalimat nomor (1), (2), dan (3)
SOAL UN
2008/2009/P59 UTAMA
(1) Kabupaten Sleman memiliki beragam
usaha tanaman hias. (2) Adapun jenis tanaman hias antara lain anthurium, adenium,
aglonema,ephorbia,sansivera dan kresan.
(3) Wilayah yang berada di kaki
Merapi ini mempunyai sumber daya air dan ekowisata yang menjanjikan. (4) Usaha
tanaman hias di kabupaten Sleman mendorong berkembangnya usaha agrobisnis dan terciptanya pertumbuhan
ekonomi daerah yang lebih baik. (5) Namun, usaha tanaman hias ini masih
bersifat komersial, belum banyak
yang melakukan budidaya.
1. Kalimat penjelas yang tidak mendukung kalimat utama pada paragraf tersebut terdapat pada
kalimat nomor...
A. (1) B. (2) C. (3). D. (4) E. (5)
2. Perhatikan
topik dan kalimat penjelas berikut dengan saksama!
Topik: Negara Indonesia terus membangun
Kalimat
penjelas:
1.
Usia Indonesia
yang sudah 63 tahun dianggap terus berbenah diri.
2.
Daerah-daerah di Indonesia
menyimpan banyak sejarah.
3.
Pembangunan di setiap daerah harus pada potensi daerah dan
daerah nasional.
4.
Tahun-tahun terakhir ini pariwisata mengalami kemerosotan
pengunjung karena adanya teroris.
5.
Sumber daya manusia Indonesia harus terus ditingkatkan
menjadi professional.
Kalimat penjelas yang sesuai dengan
topik terdapat pada…
A. 1, 2, dan 3 B.
1, 3, dan 5. C. 2, 3, dan 4, D. 2, 4, dan 5 E. 3, 4, dan 5
KATA KUNCI
- Sebuah paragraf yang padu harus memiliki satu ide pokok dan beberapa kalimat penjelas yang utuh dan padu, harus saling keterkaitan antara ide pokok dengan kalimat-kalimat penjelas.
- Kalimat sumbang atau tidak padu atau kalimat yang tidak mendukung ide pokok adalah kalimat penjelas yang tidak sesuai dengan inti paragraf atau ide pokok.
SKL 3:
MENENTUKAN ISI PARAGRAF, SIMPULAN
PARAGRAF, DAN ARTI ISTILAH/KATA DALAM PARAGRAF
URAIAN
MATERI
- Simpulan Paragraf
·
Simpulan adalah
sesuatu yang disimpulkan atau pendapat terakhir berdasarkan uraian
sebelumnya.
·
Simpulan dapat
diketahui berdasarkan letak ide pokok/gagasan utama yaitu simpulan dapat di awal paragraf atau di akhir paragraf.
·
Simpulan harus sesuai
dengan isi paragraf.
·
Simpulan=>intisari=>isi=>bagian
terpenting dari sebuah teks/paragraf. Untuk menentukan simpulan tidak boleh
menyimpang dari ide pokok.
·
Isi
paragraf=>ide
pokok ditambah penjelasan sehingga menggambarkan isi.
Cara membuat simpulan:
- ide pokok yang telah disusun, ditulis hal yang penting saja.
- hal yang penting –penting itu ditambah dengan ide pembaca,
- dirangkai, disusun menjadi kesimpulan.
Contoh
paragraf:
Kepergian Ali Sadikin, Sophan Sophian,
dan S.K Trimurti pada saat kita memasuki seabad kebangkitan nasional seakan
membawa pesan bahwa untuk kembali bangkit, negeri
ini kembali membutuhkan pelopor dan pejuang yang memiliki integritas moral, memegang
teguh prinsip, memiliki keberanian melawan ketidakadilan, tidak korupsi,
memliki rasa cinta terhadap tanah air, dan mengutamakan perhatiannya terhadap
perbaikan nasiba rakyat kecil. Kepergian ketiga tokoh tersebut, seolah
mengingatkan bahwa desa ini sifat-sifat itulah yang hilang dari kalangan elit
bangsa kita.
Kesimpulan paragraf di atas adalah terletak di awal
kalimat/paragraf, yang ditarik kesimpulannya adalah kalimat inti atau apa yang
menjadi pokok atau isi pembicaraan dalam paragraf tersebut.
Negeri ini
kembali membutuhkan pelopor pejuang yang memiliki integritas.
SOAL UN
TAHUN 2009/2010
Seperti
halnya mata, mulut juga merupakan jendela bagi kesehatan tubuh kita secara
keseluruhan. Keadaan gigi, lidah, dan bibir dapat menentukan bagaimana kita
berbicara maupun makan sesuatu. salah satu masalah yang sering terjadi di
mulut. adalah gangguan gusi. Gangguan gusi terjadi karena adanya infeksi pada
jaringan pendukung gigi. Ketika plak gigi muncul, bakteri akan mengiritasi gusi
dan menyebabkan gusi jadi bengkak.
1. Simpulan
paragraf tersebut yang tepat adalah…
A. Masalah yang sering terjadi dimulut adalah gangguan
gusi.
B. Kesehatan mulut dan mata harus diperhatikan karena
mudah terkena penyakit.
C. Gangguan gusi terjadi karena adanya infeksi di sekitar
mulut dan gusi.
D. Keadaan gigi, lidah, dan bibir dapat menentukan cara
berbicara.
E. Bakteri menyebabkan gusi menjadi bengkak dan sering
terinfeksi berat.
KATA
KUNCI
·
Simpulan=>intisari=>isi=>bagian
terpenting dari sebuah teks/paragraf. Untuk menentukan simpulan tidak boleh
menyimpang dari ide pokok.
·
Simpulan dapat
diketahui berdasarkan letak ide pokok/gagasan utama yaitu simpulan dapat di awal paragraf atau di akhir paragraf.
·
Simpulan yang terdapat di akhir paragraf dapat diketahui dari
kata: jadi, memang, ternyata, akhirnya,
demikian,dsb
B. Arti Istilah/Kata dalam paragraf
·
Arti
istilah/kata=pengertian atau makna sebuah istilah atau kata dalam paragraf
tersebut.
·
Contoh istilah/kata
dan maknanya yang terdapat di soal Ujian Nasional
1. agrobisnis = usaha yang
berhubungan dengan tanah pertanian.
2. tenaga
desain = ahli pembuat
model
3. virus =
mikroorganisme yang menyebabkan dan menularkan penyakit.
4. mayoritas = banyak
5. sanitas = kesehatan
6. astronomom = ahli perbintangan
7. domestik = dalam negeri
8. infeksi = kemasukan bibit
penyakit
9. corak =
gambar
10.finansial =
pendapatan
KATA KUNCI
·
Untuk memahami
arti istilah/kata lihat dalam kalimat atau paragraf dan cari yang sesuai
maknanya dalam kalimat/paragraf tersebut.
SKL 4:
MENENTUKAN
OPINI DALAM TAJUK RENCANA
URAIAN MATERI
·
Fakta=> hal yang
merupakan kenyataan; sesuatu yang benar-benar
ada terjadi dan ada buktinya. Misalnya ada
benda,orang, waktu,tempat, peristiwanya, jumlahnya atau dapat menjawab
pertanyaan dengan kata tanya: apa, siapa,
kapan, di mana, berapa.
Contoh:
Masa orientasi siswa (MOS) baru MAN Bau-Bau dilaksanakan
mulai tanggal s.d 16 Juli 2007 di Aula MAN Bau-Bau sebanyak 190 peserta.
Contoh
tersebut di atas dapat menjawab
pertanyaan:
Apa : MOS
Siapa : siswa baru MAN Bau-Bau
Kapan : tanggal 14 s.d 16 Juli 2007
Di mana : Aula
MAN Bau-Bau
Berapa : 190 peserta
·
Opini => pendapat,
pikiran, atau pendirian seseorang terhadap sesuatu hal atau
seseorang. Atau dapat menjawab pertanyaan bagaimana.
Contoh:
Puisi yang disampaikan Irma sangat memukau penonton pada
acara “Ramah Tamah HUT RI ke-67”.
Contoh
tersebut menjawab pertanyaan:
Bagaimana puisi yang dibawakan Irma ?sangat
memukau penonton.
SOAL UN TAHUN 2008/2009
(1)
Pada hari Sabtu, 16 Juni 2008, Presiden SBY secara resmi membuka Pesta Kesenian
Bali XXIX di Denpasar, Bali. (2) Seluruh
daerah diharapkan mengembangkan pariwisata berbasis lingkungan hidup dan ekonomi daerah yang berakan pada warisan
budaya. (3) Kelesatarian lingkungan merupakan daya tarik tersendirI di bidang
pariwisata dewasa ini. (4) Oleh karena itu, pada Pesta Kesenian XXIX presiden
mendorong daerah mengembangkan pariwisata berbasis lingkungan atau ecotourism sekaligus pembangunan
ekonomi dengan dasar warisan budaya atau heritage
economy.
1. Kalimat
yang berupa fakta pada paragraf tersebut ditandai nomor....
A. (1)
& (2) B. (1)
& (3) C. (1) & (4). D. (2)
& (3) E. (2) & (4)
2. Kalimat yang berupa opini pada paragraf tersebut
ditandai nomor....
A. (1)
& (2) B.
(1) & (3) C. (1) & (4) D.
(2) & (3). E. (2) & (4)
KATA
KUNCI
·
Untuk memahami opini dalam tajuk rencana atau paragraf
adalah pendapat penulis tentang sesuatu dapat berisi tentang saran, kritik,
harapan penulis dan pandangan penulis.
SKL 5:
MENENTUKAN ISI DAN SIMPULAN GRAFIK,
DIAGRAM, ATAU TABEL
URAIAN
MATERI
·
Grafik=gambaran pasang surut suatu keadaan dengan garis
atau gambar. Isi grafik dapat diketahui dari judul grafik dan data grafik yang dituliskan pada
grafik.
·
Diagram=gambaran untuk memperlihatkan atau menerangkan sesuatu (bentuk diagram
berbentuk lingkaran atau batang).
Hal yang digambarkan dalam diagram dapat dilihat dari judul dan data yang
terdapat dalam diagram.
·
Tabel=kumpulan data atau informasi yang disusun dengan klasifikasi menurut baris dan kolom. Isi
tabel dapat diketahui dari judul
grafik dan data grafik.
·
Cara mudah
menemukan isi grafik, diagram, dan tabel dengan cepat dan tepat yaitu dengan
membaca judul dan informasi yang terdapat dalam grafik, diagram, dan tabel.
·
Contoh grafik

90---------------------------------
70----------
60----------------------
50
2000 2001
2002 2003 2004 2005
Penjelasan:
Pernyataan yang sesuai dengan isi grafik adalah lulusan
SMA yang paling banyak diterima di Perguruan Tinggi Negeri terjadi tahun 2003.
Simpulan yang sesuai dengan grafik tentang persentase
lulusan SMA adalah persentase kelulusan
SMA yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri dari tahun 2000 sampai dengan
tahun 2005 naik turun
SOAL UN TAHUN
2008/2009/P59 UTAMA
Tabel berikut untuk nomor soal 1
dan 2. Cermati tabel berikut!
Tabel Kuantifikasi
Kewajiban Membaca dan Mengarang
|
Sekolah
|
Kewajiban
Membaca
|
Kewajiban
Mengarang
|
|
SD selama 6 tahun
|
6 buku
|
12 pertemuan setahun (12 karangan)
|
|
SMP selama 3 tahun
|
9 buku
|
24 pertemuan setahun (24 karangan)
|
|
SMA selama 3 tahun
|
15 buku
|
36 pertemuan setahun (36 karangan)
|
1. Pernyataan yang sesuai dengan isi tabel
tersebut adalah…
A. Siswa SMA diwajibkan membaca 15 buku dan
mengarang 12 karangan.
B. Siswa SMA diwajibkan membaca 15 buku dan
mengarang 36 karangan.
C. Siswa SMP diwajibkan membaca 6 buku dan
mengarang 24 karangan.
D. Siswa SMP diwajibkan membaca 9 buku dan
mengarang 12 karangan.
E. Siswa SD, SMP, SMA diwajibkan membaca dan
mengarang selama 12 tahun.
2. Simpulan data tabel tersebut adalah…
A. Siswa sekolah selama 12
tahun wajib membaca 30 buku dan wajib mengarang 72 karangan.
B. Seorang siswa mempunyai kewajiban membaca
C. Seorang anak wajib belajar selama 9 tahun
D. Seorang siswa mempunyai tugas berat, yaitu
wajib membaca 15 buku dan mengarang 36 karangan
E. Seorang anak wajib bersekolah sampai SMA
KATA KUNCI
- Cara mudah menemukan isi grafik, diagram, dan tabel dengan cepat dan tepat yaitu dengan membaca judul dan informasi yang terdapat dalam grafik, diagram, dan tabel. Kemudian melihat obseinnya (pilihannya) yang sesuai dengan grafik, diagram, dan tabel tersebut.
- Simpulan isi grafik, diagram, dan tabel harus sesuai kalimatnya dengan yang digambarkan pada grafik, diagram, dan tabel tersebut.
SKL 6:
MENENTUKAN UNSUR INTRINSIK DAN ISI
HIKAYAT SASTRA MELAYU KLASIK
URAIAN
MATERI
- Unsur intrinsik=unsur yang berada di dalam karya sastra (prosa,drama, novel, roman, cerpen, hikayat, dongeng, dsb) antara lain:
1.
Tema= pokok permasalahan yang mendasari suatu
karangan atau yang menjiwai seluruh karangan. Tema dapat dituangkan melalui
berbagai cara misalnya melalui dialog-dialog tokohnya, konflik-konflik yang
dibangun, atau melalui komentar secara tidak langsung.
2.
Amanat= pesan yang ingin disampaikan penulis.
Pesan penulis dapat disampaikan secara tersirat
(tidak terlihat) maupun secara
tersurat (terlihat pada teks). Atau hikmah
atau pelajaran yang dapat dipetik
dari cerita tersebut.
3.
Alur=plot=rangkaian cerita mulai dari perkenalan
tokoh, permasalahan tokoh (konflik),
perumitan masalah, puncak ketegangan (klimaks), peleraian, selesai (berakhir
bahagia, sedih,dsb).
4.
penokohan=perwatakan=karakter tokoh=sifat batin yang
mempengaruhi segenap pikiran dan tingkah laku tokoh dalam cerita.
Penggambaran
karakter tokoh:
a.
Penjelasan langsung dari pengarang (tertulis) bahwa tokohnya berwatak jujur, pemarah, licik, kikir,
humoris, sombong, bijaksana, rapi, dsb.
b.
Dialog antartokoh
c.
Tanggapan atau reaksi dari tokoh lain terhadap tokoh
utama
d.
Pikiran-pikiran tokoh
e.
Lingkungan di sekitar tokoh atau penampilan tokoh (rapi, bersih, teatur, dsb)
f.
Bentuk fisik tokoh
g.
Tingkah laku,tindakan tokoh, atau rekasi tokoh terhadap suatu masalah.
5.
Latar=setting=gambaran tempat, waktu, atau segala
situasi peristiwa dalam cerita.
6.
Sudut pandang/point of view=cara bercerita
pengarang. Sudut pandang orang pertama (menggunakan aku), sudut pandang orang
ketiga (menggunakan kata dia atau nama orang).
7.
Gaya
bahasa=bahasa kiasan=majas=corak
pemakaian bahasa. Misal: wajahmu
bagaikan rembulan malam (simile/perumpamaan)),
aku ini binatang jalan (metafora=membandingkan langsung seseorang kepada benda tanpa menggunakan kata pembanding), matanya berkata bahwa dia kasihan
(personifikasi=menganggap benda mati seolah-olah bergerak, berbuat seperti
manusia).
·
Unsur ekstrinsik=unsur yang berada di luar karya sastra:
1. Biografi pengarang/ riwayat hidup pengarang
2. Latar belakang budaya
3. Kondisi masyarakat saat dibuat cerita
4. Nilai-nilai kehidupan masyarakat:
a. Nilai
agama=nilai yang berkaitan dengan
agama. Misal: aku duduk bertahajud di malam hari
b. Nilai moral=nilai yang berkaitan
dengan akhlak atau budi pekerti yang
baik atau jahat. Misal: aku muak dengan perilakunya.
c. Nilai sosial=kemasyarakatan. Misal saling menolong, saling
memberi,tenggang rasa.
d. Nilai budaya=adat istiadat, kesenian,
kepercayaan, upacara adat. Misal: ada sebagian masyarakat membawa
sesajen di kuburan.
e. Nilai estetika=seni dan keindahan dalam karya sastra. Misal gaya bahasa yang
digunakan, jalan cerita, dsb.
·
Karakteristik sastra Melayu klasik (hikayat):
a. Dimulai dengan menceritakan asal-usul tokoh utamanya
b. Karena suatu sebab tokoh utamanya meninggalkan istana
c.
Ceritanya
berkisar kerajaan (istana sentris), kesaktian
d. Cerita dalam hikayat diceritakan secara mengagumkan
e.
Berakhir
dengan pertemuan tokoh-tokohnya
f.
Bahasa yang
digunakan bahasa Melayu klasik, seperti kata: Hatta, konon, daulat tuanku,
patik, hamba, titah, sembah,apatah, arkian, dsb.
g. Amanat berisi nasihat yang berhubungan dengan perilaku
manusia.
- Contoh hikayat yang terdapat di soal ujian yang biasanya dibahas adalah masalah nilai sosial dan moral (khusus karya sastra lama: dongeng, hikayat, legenda,dsb), amanat dan isi hikayat.
Selang
beberapa lamanya, Kemala Al-Arifin dan istri pun samapailah di dalam negeri
lalu menghadap baginda di istana. Semua orang tercengang melihat rupa Dang Seng
Arif Laksana yang seperti bidadari dari surga, sangat cantik.
Raja muda, Bendahara, Toh Meneteri,
Temanggung, dan Tuan Kadi masing-masing berdoa supaya kemala Al-Arifin mati
atau kena suatu bencana supaya mereka boleh meminang istrinya. Niat yang jahat
timbul di hati raja.
Pada suatu hari raja berpura-pura uzur dan
meminta Kemala Al-Arifin pergi mencari obatnya: hati musang berjanggut. Raja
juga mengancam akan membunuhnya kalau ia gaggal. Dengan hati yang masghul,
Kemala Al-Arifin pulang ke rumahnya. Dang Seng Arif Laksana menyabarkan hati
suaminya.
Penjelasannya:
Isi kutipan hikayat Melayu Klasik tersebut adalah Raja
berniat jahat karena ingin mengambil istri orang
Nilai moral yang terkandung dalam kutipan hikayat
tersebut adalah kita tidak boleh merasa iri hati terhadap keberuntungan orang
lain.
SOAL UN 2009/2010
Kutipan
hikayat untuk nomor 1-3. Cermati kutipan berikut!
Maka
bertambah heran Raja mendengar tutur kata Dimnah dan bertitahlah Raja menyuruh
Dimnah duduk lebih dekat padanya, kemudian Raja pun bersabda, “Manusia
tabiatnya ada dua macam. Ada
yang lekas panas seperti ular berbisa. Jika kebetulan ia terpijak dan tiada ia
menggigit, jangalah diulang memijaknya sekali lagi. Ketika itu tak dapat tidak
ia pasti menggigit. Kedua, orang yang
dingin tabiatnya. Tetapi sebagai ranting yang kering, apabila lama
dipergosokkan tentu keluar juga api dari padanya. Oleh sebab itu apabila Raja
lupa menghormati seseorang yang sesungguhnya patut dihormati, janganlah ia
terus menerus lupa. Lebih lekas ditebusnya kelupaan itu baik baginya”.
1. Nilai moral yang terkandung dalam kutipan
tersebut adalah…
A. Raja yang
peduli terhadap penderitaan rakyatnya
B. Kesetiaan
rakyat kepada raja dengan cara menjunjung tinggi raja mereka
C.
Mengingatkan raja agar tidak lupa menghormati apa yang patut dihormati.
D. Rakyat yang
patut dan hormat kepada rajanya dengan mengikuti segala perintahnya
E. Raja yang bertanggung jawab membantu
rakyatnya dalam berbagai masalah dan keperluan
2. Isi yang diungkapkan dalam penggalan hikayat
tersebut adalah…
A. Sifat
manusia penyabar ibarat kayu
B. Nasihat
raja kepada Dimnah.
C. Kemarahan
raja kepada Dimnah
D. Raja heran
mendengar ucapan Dimnah
E. Tabiat
manusia seperti ular
3. Amanat yang terdapat dallam kutipan tersebut
adalah…
A. Raja yang
bijaksana harus mengetahui tabiat setiap manusia
B. Rakyat
harus menuruti perintah raja
C. Setiap
manusia pasti mempunyai tabiat yang berbeda-beda.
D. Manusia
hendaknya memperbaiki kesalahan yang pernah dilakukannya
E. Seeorang
pemimpin tidak boleh menginjak-injak rakyatnya
KATA KUNCI
- Di dalam hikayat hanya mengandung dua nilai yang dapat dijadikan pedoman bagi pembaca yaitu nilai moral perilaku) dan nilai sosial(saling menolong, tenggang rasa, membantu).
- Untuk menemukan isi hikayat harus dibaca secara keseluruhan hikayat tersebut dan akan kita temui apa yang dibicarakan di dalam atau apa yang dibahas di dalam atau masalah apa yang terdapat di dalam hikayat tersebut.
- Pesan atau amanat yang terdapat dalam hikayat berisi tentang moral (perilaku manusia yang baik dan jahat) dan sosial ( kemasyarakatan saling membantu, saling menolong, tenggang rasa).
SKL 6:
MENENTUKAN UNSUR INTRINSIK CERPEN
URAIAN MATERI
- Unsur intrinsik cerpen=unsur yang berada di dalam karya sastra, antara lain: tema, amanat, alur, penokohan, latar, sudut pandang, dan gaya bahasa. (Anda dapat membaca pada uraian unsur intrinsik hikayat) yang lebih mendalam dijelaskan tentang, latar, penokohan, dan sudut pandang
- Unsur intrinsik cerpen yang akan diuraikan, yaitu:
1. Latar=setting=gambaran tempat, waktu, atau segala situasi peristiwa
dalam cerita.
Latar terbagi 3, yaitu:
a. Latar tempat=tempat terjadinya cerita.
Misal: Panas memuncak di pasar kota.
(tempatnya di pasar)
b. Latar waktu=siang, malam, sore, tengah
malam, pagi
Misal: Tengah malam pekok terbangun. (waktu
tengah malam)
c.
Latar suasana=bahagia, sedih,
bingung, ketakutan, marah dsb.
Misal:
Namun, diam-diam ada rasa bangga
menyeruak dalam dadanya. (suasananya bahagia)
- Contoh penggalan cerita tentang latar:
Mereka
melihat harimau melepaskan Pak Balam dan terus berlari, menghilang ke dalam hutan yang gelap. Dengan cepat
mereka berlari ke tempat Pak Balam terbaring. Dalam cahaya samar-samar dari
pohon kayu yang menyala, mereka melihat betapa kaki kiri Pak Balam hancur
betisnya karena gigitan harimau. Daging dan otot betisnya koyak hingga
kelihatan tulangnya yang putih dan darah mengalir amat banyak..
Penjelasannya:
Latar
tempatnya hutan rimba (…menghilang dalam
hutan)
Latar
waktu malam (…cahaya samar-samar..)
Latar
suasana mencekam atau sedih (…hancur
betisnya karena gigitan harimau…)
2. penokohan=perwatakan=karakter tokoh=sifat
batin yang mempengaruhi segenap pikiran
dan tingkah laku tokoh dalam cerita.
Penggambaran
karakter tokoh:
h. Penjelasan
langsung dari pengarang (tertulis)
bahwa tokohnya berwatak jujur, pemarah, licik, kikir, humoris, sombong,
bijaksana, rapi, dsb.
Contoh:
Ia senang duduk dalam kamarnya menyendiri,
mengarang cerita, menulis syair, atau berpikir. Yang belakangan inilah paling
sering diperbuatnya… (karakter tokoh rajin menulis digambarkan secara langsung)
i.
Dialog antartokoh
Contoh:
“Tidak ada kendaraan yang melintas. Aman.
Kebut saja, Pak”.
“Jangan.
Saya patuh peraturan. Tidak Bapak lihat polisi di bawah hujan lebat itu.
(karakter tokoh sang sopir taat pendeskripsian waatak
tokoh melalui dialog antartokoh)
j.
Tanggapan atau reaksi dari tokoh lain terhadap tokoh
utama
Contoh:
Ibu Sati senantiasa membersihkan diri.
Setiap kotoran yang menempel di rumahnya di tepisnya jauh-jauh…dan semua itu
dilakukannnya dengan penuh bakti…layaknya sebuah panggilan, bukan beban.
Pertanyaanku terjawab. Ia tidak mungkin bosan.
(karakter tokoh Ibu Sati rajin, pendeskripsian watak
tokoh Ibu Sati melalui cerita tokoh
lain.)
k. Pikiran-pikiran
tokoh
Contoh:
“Sampai bisa niat mencuri masuk ke dalam
kepalaku, ‘pikirannya, malu pada diri sendiri…
(karakter tokoh si aku teguh keimanannya, pendeskripsian watak tokoh
melalui pikiran-pikiran tokoh).
l.
Lingkungan di sekitar tokoh atau penampilan tokoh (rapi, bersih, teatur, dsb)
m. Bentuk fisik
tokoh
n. Tingkah
laku,tindakan tokoh, atau rekasi tokoh
terhadap suatu masalah.
Contoh:
…Dia tidak terlalu mempersoalkan dari mana
asalnya rasa ngilu tersebut…
(karakter tokoh tidak peduli pada kesehatan, pendeskripsian watak tokoh
melalui perbuatan tokoh)
3.
Sudut pandang=cara pengarang
mengisahkan/menceritakan suatu cerita.
a.
Sudut pandang orang pertama= menggunakan kata ganti orang pertama: aku,
saya untuk menyebut tokoh:
- orang pertama sebagai tokoh
utama/pelaku utama=menceritakan tokoh
si aku sebagai pelaku utama dalam
cerita.
Misal:
….Aku ingin melihat namaku tercantum dalam surat-surat kabar sebagai
pemenang pertama. Setelah kubaca surat kabar, akhirnya nama pemenangnya
diumumkan, yaitu aku. Itu hanya dalam surat
kabar dan hanya sekelumit saja…akhirnya panitia sayembara memutuskan hadiah
pertama jatuh kepada (lalu disebut nama pemenang). Tapi untuk menyebut namaku,
Samsudin Jaya, salah cetak pula menjadi Alaudin Basah, padahal keinginan yang
paling utama dari seluruh kerja kerasku adalah “ aku ingin terkenal ke seluruh
dunia,..Sayang aku tidak dikenal orang.
-
orang pertama pelaku sampingan=si
aku menceritakan tokoh lain.
Misal:
Aku memiliki sahabat namanya Amri. Orangnya
sangat baik. Suka menolong teman yang sangat membutuhkan. Banyak yang senang
padanya karena kebaikannya. Aku bangga memiliki sahabat seperti dia.
- orang pertama serbatahu=mengetahui
segala tindak tanduk tokoh dan pikiran tokoh
Misal:
Aku
senang duduk dalam kamarku menyendiri, mengarang cerita, menulis syair,
atau berpikir. Yang belakangan inilah paling sering kuiperbuat. …Tapi pikiranku
produktif dan makin banyak kertas yang
kutulis.. suamiku suka akan tabiatku yang demikian itu.
b.
Sudut pandang orang ketiga=menggunakan kata ganti orang ketiga dan nama orang untuk menyebut tokoh: dia, ia,mereka, nama orang: Wati, Budi, dsb):
- orang
ketiga pelaku utama/orang ketiga pelaku terarah
Misal:
Waktu bangun pagi-pagi Nurdin merasa badannya kurang enak. Sehari itu
ia tidak bekerja dan panasnya amat tinggi. Malamnya makin bertambah juga
panasnya, dan ia pun sudah igau-igauan. Lain tidaknya disebut ialah Rukmini
juga.
Besoknya
adalah demamnya agak turun sedikit, tetapi bukan main rindunya hendak bertemu
Rukmini. Dengan tidak malu lagi disuruhnya jemput rukmini hari itu juga dengan
autonya.
- orang ketiga pelaku sampingan
Misal:
Sejak dahulu Andi memang jahat. Ia memaksa Aston menyerahkan kunci
mobil kantor pada suatu malam untuk dipakai gila-gilaan. Esoknya Aston kena
marah besar sebab mobil itu ditemukan menabrak orang sampai mati…Aston mendapat
peringatan keras. Sejak itu Aston sama sekali tidak berani memberikan kunci
pada Andi…
Penjelasannya:
Sudut
pandang yang digunakan pengarang adalah
orang ketiga pelaku sampingan. Berarti seoran pengarang hanya menceritakan
tokoh-tokoh cerita, tidak terlibat dalam inti cerita.
-
orang ketiga serba tahu
Misal:
Ia senang duduk dalam kamarnya menyendiri, mengarang
cerita, menulis syair, atau berpikir. Yang belakangan inilah paling sering
diperbuatnya. …Tapi pikirannya produktif dan makin banyak kertas yang
ditulisnya. Istrinya suka akan tabiatnya yang demikian itu.
Penjelasannya:
Sudut pandang yang digunakan pengarang adalah orang ketiga serbatahu karena pengarang serba mengetahui seluruh pikiran dan
gerak-gerik tokoh.
SOAL UN
2008/2009
Teks berikut untuk soal nomor 1, 2, 3, dan 4!Bacalah
kutipan cerpen berikut dengan saksama!
1) Bagaimanapun juga, setelah meninggalkan keramaian
Pasar Ndemangan, ketika Mbah Jum tiba ditanjakan yang
membelok, tubuhnya masih terasa segar karena matahari yang redup. 2) Padahal
kemarin sore, untuk kesekian kalinya dan menerima hantaman keras di dada
kirinya. 3) dia tidak terlalu mempersoalkan dari mana asalnya rasa ngilu
tersebut. 4) hingga saat keluarga Bu Guru menyuruh pembantu memanggil dia
supaya makan di dapur, Mbah Jum masih tergelatak di amben-nya. 5) Selesai
makan, dia mengorek sendiri leher, dada, dan bahunya.
1. Pembuktian
watak tokoh yang tidak peduli terhadap kesehatannya terdapat pada kalimat
nomor…
A. 1 B. 2 C. 3 D.
4 E. 5
2. Pendeskripsian watak tokoh dapat diketahui
dari…
A. percakapan dengan tokoh lain
B. perbuatan tokoh
C. ucapan tokoh
D. jalan pikiran tokoh
E.
lingkungan tempat tinggal tokoh
3. Sudut
pandang yang digunakan pengarang adalah…
A.
orang pertama pelaku utama
B.
orang pertama pelaku tambahan
C.
orang ketiga pelaku utama
D.
orang ketiga serba tahu
E.
orang ketiga pelaku sampingan
4. Pembuktian latar tempat pada penggalan
cerita di atas terdapat pada nomor adalah…
A. 1 B. 2 C. 3 D. 4 E.
5
KATA
KUNCI
- Untuk memahami isi cerpen maka harus memahami (a) unsur intrinsik (unsur yang berada di dalam karya sastra seperti: tema (pokok permasalahan yang menjiwai isi cerita), latar (tempat terjadinya peristiwa: latar waktu, tempat dan suasana), karakter tokoh, (cara mendeskripsikan tokoh dapat melalui pikiran tokoh, dialog tokoh, perilaku tokoh, atau melalui secara langsung digambarkan), amanat (pesan yang ingin disampaikan pengarang), sudut pandang (sudut pandang orang pertama menggunakan kata aku, saya dan sudut pandang orang ketiga menggunakan kata dia, ia, mereka atau nama orang) dsb. Dan (b) unsur ekstrinsik (unsur yang berada di luar karya sastra, seperti: latar belakang pengarang, kondisi masyarakat saat ditulis cerita, dan nilai nilai: nilai agama, moral, sosial, pendidikan, budaya)
- Unsur intrinsik yang biasa terdapat dalam soal Ujian Nasional, antara lain: amanat, pembuktian latar tempat, waktu, dan suasana, sudut pandang (orang pertama sebagai tokoh utama dan orang pertama sebagai sampingan(pencerita); menggunakan aku, saya )dan orang ketiga sebagai tokoh utama dan oraang ketiga serbatahu (menggunakan kata dia, ia, mereka dan nama orang) , karakter tokoh dan pendeskripsian watak (dapat dilihat melalui penjelasan langsung, dan penjelasan tidak langsung: melalui pikiran tokoh, dialog tokoh, perilaku tokoh, dsb).
SKL 8:
MENENTUKAN UNSUR INTRINSIK NOVEL
URAIAN MATERI
- Unsur intrinsik novel=unsur yang berada di dalam karya sastra (novel), antara lain: tema, amanat, alur, penokohan, latar, sudut pandang, dan gaya bahasa. (Anda dapat membaca pada uraian unsur intrinsik hikayat dan cerpen pada SKL 6 dan 7) yang lebih mendalam dijelaskan tentang konflik.
- Unsur intrinsik novel yang akan diuraikan, yaitu:
Konflik=masalah dalam cerita=permasalahan tokoh utama dengan
tokoh lain (perlawanan atau pertentangan tokoh)
Konflik
terbagi dua yaitu:
1. Konflik fisik (konflik dari luar):
- Tokoh utama dengan tokoh utama.
Misal:
konflik yang dialami tokoh utama dengan
tokoh yang lain: baku
pukul dengan tokoh yang lain, baku
tembak, dsb.
- Tokoh
utama dengan lingkungannya/alam
Misal: konflik yang dialami tokoh akibat bencana
alam, banjir, kemarau, dsb
- Tokoh
utama dengan penduduk
Misal: konflik
yang dialami tokoh akibat tidak disenangi oleh penduduk karena difitnah,
dihina, dsb.
2. Konflik batin (konflik dari dalam):
-
Tokoh utama berbicara dengan dirinya sendiri (berbicara dalam
hati/pikirannya)
Misal: “Sampai bisa niat mencuri masuk ke dalam kepalaku, ‘pikirannya, malu
pada diri sendiri…
- Contoh kutipan novel tentang konflik:
Nyonya Marta
kejetit. Tangan kirinya kejetit karena berdesak-desakan dengan beberapa orang
yang ingin lebih dulu mendapatkan formulir pendaftaran kursus bahasa. Ia lihat
semacam noda biru di atas kulitnya yang cantik. Waktu ia menyentuhnya, terasa
amat nyeri.
…
Polisi itu
tidak seperti banyak polisi yang diceritakan oleh orang-orang selama ini. Ia
seorang penolong. Ia tersenyum. Ia memegang tangan nyonya Marta. Dilihatnya
noda biru. Ia menggelengkan kepalanya. Nyonya Marta cepat menerangkan dengan
panjang lebar bagaimana kecelakaan itu terjadi…Nyonya Marta tiba-tiba pucat,
suaranya gemetar. Nyonya itu tampak semakin pucat. Ia ingin bicara tapi
suaranya tidak kedengaran…polisi itu memegang tangannya. Baru nyonya Marta
sadar bahwa ia berada di tengah jalan.
“Kepala saya
pusing”.
Penjelasannya:
-
Konflik yang
terdapat dalam kutipan novel di atas dialami oleh Nyonya Marta merupakan
konflik fisik. Konflik fisik yang oleh Nyonya Marta adalah rasa nyeri yang
dirasakan di tangan Nyonya Marta karena kejetit.
-
Penyebab konflik
berdasarkan kutipan novel di atas tangan Nyonya Marta kejetit karena
berdesak-desakan dengan beberapa orang yang ingin lebih dulu mendapatkan
formulir pendaftaran kursus bahasa.
-
Peristiwa akibat
konflik berdasarkan kutipan novel di atas adalah nyonya Marta ditolong oleh
seorang polisi yang sedang bertugas
SOAL UN 2007/2008:
Kutipan novel berikut untuk soal nomor
1-3. Bacalah kutipan novel berikut dengan saksama!
Hasan
kembali lagi kepada sikap seperti semula. Melengkung lagi pinggangnya. Tapi
tangannya berkepal. Dan giginya berderik-derik.”Ya, Si Anwar dan Ruslilah yang
telah menyesatkan daku! Mereka yang bikin aku bentrokan dengan ayah ku sendiri!
Mereka yang terkutuk! Mereka yang harus kuhancurkan!”
Tangan
Hasan yang kurus kering itu berkepal-kepal dan meniju-ninju pahanya sendiri.
Cemas ia. Maka terbayang-bayang lagi wajah Anwar dengan pandangan matanya
memandang istrinya. Terbayang lagi tentang hubungan istrinya di belakang
punggungnya, kalau ia sedang di kantor…
Panas
terasa di dalam dadanya rasa terbakar api neraka…serasa mau menjerit-jerit
pula! Entah untuk apa! Terasa olehnya air matanya mencekik lehernya…beberapa
kali ia menarik napas panjang.
Tak
tahan lagi ia. Air matanya yang selama ini ditekan-tekannya, tidak dengan
diinsyafinya lagi sudah berderai-derai di atas pipinya, berjatuhan di atas
pangkuannya.
(Atheis,
Achdiat Miharja)
1.
Konflik yang terdapat dalam kutipan novel tersebut adalah…
A. Perasaan
marah dan dendam Hasan pada Anwar dan Rusli.
B. Penyesalan Hasan atas perbuatannya pada Anwar
C. Rasa berdosa Hasan kepada orang tuanya
D. Perasaan bersalah Hasan pada istrinya
2. Penyebab konflik dalam kutipan novel tersebut
adalah…
A. Hasan
menjadi anak yang durhaka kepada orang tuanya
B. Hasan
dikhianati oleh Anwar dan Rusli.
C. Istri Hasan
dilarikan Anwar dan Rusli
D. Hasan
terlalu percaya pada Anwar dan Rusli
E. Hasan
kurang memperhatikan istrinya
3. Peristiwa yang merupakan akibat konflik dalam
kutipan novel tersebut adalah…
A. Hidup Hasan
merasa tidak tenteram
B. Istri Hasan
bahagia bersama Anwar
C. Anwar
kehilangan teman sejatinya
D. Hasan
menangis dengan air mata berderai.
E. Masa depan Hasan hancur.
KATA KUNCI
·
Untuk memahami
konflik yang terdapat pada penggalan
novel maka harus diketahui permasalahan
atau pertentangan apa yang dialami tokoh utama, apa penyebab konflik, dan
akibat konflik apa yang dialami tokoh tersebut
·
Untuk dapat menemukan
konflik maka harus dibaca
penggalan novel tersebut dan tidak
boleh menyimpang dari penggalan novel tersebut konfliknya atau permasalahan
yang dialami tokoh (harus sesuai isi atau cerita
tersebut)
SKL 9:
MENENTUKAN MASALAH YANG DIUNGKAPKAN DAN AMANAT DALAM
DRAMA
URAIAN MATERI
- Masalah dalam drama=konflik drama=ketegangan atau pertentangan dalam drama (pertentangan antara dua kekuatan, pertentangan dalam diri seorang tokoh, dua orang tokoh, atau kelompok). (Anda dapat membaca uraian konflik pada SKL 8 unsur intrinsik dalam novel tentang konflik).
- Masalah dalam drama dapat dilihat dari dialog antartokoh dalam drama.
- Amanat dalam drama=pesan yang ingin disampaikan pengarang kepada pembaca atau penonton. Pesan yang ingin disampaikan pengarang kepada pembaca atau penonton dapat dilihat dari dialog para tokoh.
- Contoh kutipan drama tentang masalah(konflik) dan amanat:
1.
Ibu : O, jadi arloji Pak Pikun hilang, begitu/
2.
Pak Pikun : Bukan hilang, Bu? Jelas telah dicurinya! Ayo,
ngaku saja! Kamu mengaku saja, Jidul!
3.
Jidul : (ber-ah-uh mencoba menjelaskan
ketidaktahuannya)
4.
Pak Pikun : Masih mungkir? Minta kupukul?
5.
Ibu : Sabar, Pak Pikun! Sabar!
6. Pak
Pikun : Maaf, Bu. Ini biar saya
urus sendiri! Kamu baru mau ngaku kalau dipukul, ya? Sini! (mau memukul si
Jidul)
7.
Jidul : (Meloncat, lari keluar dikejar Pak Pikun)
8. Ibu : Sabar dulu Pak Pikun! Diperiksa dulu!
(mendesah sendiri) Ya, ampun! Orang sudah tua kok ya masih gegabah, tidak sabaran
begitu
9. Tritis : (muncul, membawa buku dan alat tulis)
Uh!pagi-pagi sudah mencuri. Nggangggu orang saja!
10 Ibu : Belum jelas, Tritis.
Penjelasannya:
-
Masalah yang
diungkapkan dalam kutipan drama tersebut adalah Pak Pikun menuduh Jidul mencuri arloji
-
Amanat yang
diungkapkan dalam kutipan drama tersebut
adalah bahwa kita tidak boleh menuduh
orang tanpa ada bukti
KATA KUNCI
- Untuk memahami masalah dalam drama apa yang dibahas atau apa isi pembicaraan para tokoh dapat dilihat dari dialog antartokoh dalam drama.
- Untuk memahami amanat dalam drama harus memahami apa masalah yang dibahas antartokoh dan akhirnya dapat disimpulkan pesan untuk pembaca atau penonton melalui dialog antartokoh
SKL 10
MENENTUKAN MAKSUD GURINDAM
URAIAN
MATERI
·
Maksug gurindam=makna atau arti gurindam tersebut.
·
·
Isi gurindam berisi nasihat atau ajaran budi pekerti
yang baik antara lain: ibadah, hubungan
suami istri, hubungan dengan teman, bekerja/mencari nafkah, belajar/menumba
ilmu, etika/sopan santun, kesehatan, utang piutang,
·
Nilai-nilai yang
terkandung dalam gurindam, yaitu antara
lain: nilai ketakwaan, kejujuran, kewaspadaan, tanggung jawab,
persahabatan,kerja sama, toleransi, kerukunan, perdamaian, perjuangan, dsb.
·
Contoh gurindam dan maksud gurindam yang terdapat pada
soal UN:
1. Cahari olehmu seorang istri
Yang boleh menyerahkan diri
Maksud: Istri yang baik adalah istri yang berbakti kepada
suami
2. Pekerjaan marah jangan dibela
Nanti hilang akal kepala
Maksud: Marah-marah akan membuat
kita hilang akal
3. barangsiapa khianat akan dirinya
Apalagi kepada lainnya
Maksud: Orang yang bisa menghianati
diri sendiri pasti dapat menghianati orang lain
4. Hati itu kerajaan di dalam tubuh
Jikalau zalim segala anggota pun rubuh
Maksud:
jika hati kita jahat, jahatlah semua tubuh kita.
5. Apabila dengki sudah bertanah
Datang daripadanya beberapa panah
Maksud:
Jika dengki sudah ada dalam hati maka akan menimbulkan bahaya
6. Cahari olehmu akan sahabat
Yang boleh dijadikan obat
Maksud: Sahabat yang baik adalah sahabat yang dapat mengerti
kita saat susah atau pun bahagia.
7. Mengumpat dan memuji hendaklah pikir
Di situlah banyak orang tergelimcir
Maksud:
Banyak orang berdosa karena
perkataan yang dikeluarkan.
8. Jika hendak mengenal orang berbangsa
Lihat kepada budi bahasa
Maksud:
Tutur kata dan sopan santun seseorang menunjukkan kepribadian orang
tersebut.
9. Barangsiapa meninggalkan sembahyang
Seperti rumah tak bertiang
Maksud: Sembahyang dijadikan pedoman bagi orang
beragama dalam menjalani hidup di dunia
10. Jika kita rajin sembahyang
Hidup kita pastilah tenang
Maksud:
Orang yang rajin sembahyang
dia akan hidup dengan tenang.
11. Dengan
ibu hendaklah hormat,
Supaya badan dapat selamat
Maksud: Hormatilah ibu agar
kamu dapat selamat
12. Jika hendak mengenal orang mulia
Lihatlah kepada kelakuan dia
Maksud: Orang yang mulia terlihat oleh tindak-tanduknya yang
baik
SOAL UN 2009/2010 P26/P59 UTAMA:
1. Cermati gurindam berikut!
Apabila anak tidak terlatih
Jika besar bapaknya letih
Maksud isi
gurindam tersebut adalah…
A. Anak yang terlatih karena bapaknya tidak letih
mendidik anaknya sampai bisa, akan sukses
B. Seorang bapak akan sangat letih jika anaknya terlatih
karena dia sudah pintar sekali
C. Mendidik anak hendaklah dari kecil apabila dididik setelah besar akan mendapatkan kesulitan.
D. Agar bapak tidak letih, anak besar harus dilatih
sehingga dia tidak mendatangkan kesulitan
E. Anak yang dilatih membuat bapaknya letih dan akan
mengganggu setiap saat atau tidak mandiri
KATA KUNCI
·
Untuk memahami maksud gurindam harus mampu memahami
isi gurindam.
·
Dalam gurindam
isinya tentang ajaran atau nasihat
SKL 11:
MENENTUKAN UNSUR INTRINSIK PUISI
URAIAN MATERI
- Unsur intrinsik puisi adalah unsur yang berada di dalam puisi. Unsur intrinsik puisi, antara lain harus memiliki: tema, rasa, nada, amanat, diksi (pilihan kata), imaji, kata konkret (nyata), ritme (irama), rima (persamaan bunyi), gaya bahasa/majas/bahasa kiasan.
- Unsur intrinsik puisi yang akan dibahas yang muncul di soal UN, antara lain:
1.
Tema=>ide pokok/gagasan dalam sebuah puisi/pokok
permasalahan atau yang lebih banyak dibahas masalah apa atau kalimat apa yang
sering diulang-ulang.
Contoh:
Satu kekasihku
Aku manusia
Rindu rasa
Rindu rups
Di mana Engkau
Rupa tiada
Hanya kata
merangkai hati
Penggalan puisi
PadaMu Jua karya Amir Hamzah adalah
kerinduan seseorang untuk bertemu Tuhan.
2. Amanat=>pesan yang ingin disampaikan
pengarang melalui puisinya. Amanat
yang disampaikan dapat disampaikan
secara tersirat (tdk kelihatan /terkandung di dalam puisi) dan tersurat (dapat
terlihat dalam teks puisi). Amanat
adalah pesan moral kepada pembaca atau penikmatnya.
Contoh:
Tuhanku
Aku
mengembara di negeri asing
Tuhanku
Di pintuMu
aku mengetuk
Aku tidak
bias berpaling
Penggalan puisi
Doa karya Chairil Anwar memiliki pesan ke mana saja kita pergi akan
selalu mengingat Tuhan.
3.
Suasana
dalam puisi=suasana yang menyertai
kejadian, peristiwa, atau hal-hal yang diungkapkan dalam puisi. (rasa bahagia,
gembira,sedih, kecewa, gelisah, berontak, tenang, pasrah, bingung, sepi atau bimbang, dsb).
Contoh:
Aku lalai di hari pagi,
Beta
lengah di masa muda
Kini
hidup meracun hati
Miskin
ilmu, miskin harta
Suasana yang digambarkan dalam puisi di atas, adalah penyesalan
4.
Kata bermakna lambang dalam puisi
Kata-kata dalam puisi ada yang bermakna lugas
(denotative/makna yang sebenarnya sesuai kamus), makna kias (gaya bahasa), dan lambang (melambangkan
sesuatu yang mirip sifatnya. Misal: - bunga melambangkan kecantikan/gadis
- api lambang kemarahan
- baja lambang kekuatan/ketangguhan
- kandil
dan pelita melambangkan petunjuk ke
jalan yang benar
-
nakhoda sudah tau pedoman melambangkan
sudah berilmu dan berpengalaman
- pita hitam melambangkan berduka (jalan segara)
-
kaca jendela melambangkan
berserah diri kepada Tuhan
-
senyum melambangkan pahlawan yang ikhlas membela
bangsa dan Negara (Puisi Pahlawan tak dikenal)
-
petang melambangkan masa tua
(Puisi Menyesal)
- bunga teratai tokoh pendidikan untuk Ki Hajar Dewantara (puisi
Teratai)
SOAL UN 2009/2010/P26 UTAMA
Puisi
berikut untuk soal nomor 1-4.
DI KUBURAN AYAH
Berteduh pohon Kamboja berkembang
Tinggalmu yang kekal
Tak kenal lagi senyummu
Memikat hatiku
Ketika masih anak
Bukan segunduk tanah
Kupuja. Karena diharamkan agama
Adalah hidupmu
Mengendap di kalbu
1963
Slamet
Sukirnanto
1. Makna lambang segunduk tanah pada bait terakhir adalah…
A. kekecewaan B. kuburan. C. kematian D. kesepian E. kediaman
2. Maksud puisi tersebut adalah…
A. Pelajaran hidup dari seorang ayah terhadap
anak yang sangat dicintainya
B. Kenangan masa kecil di kuburan ayah, yang
sukar dilupakan
C. Seorang anak yang selalu ingat terhadap
kenangan manis semasa ayahnya hidup.
D. Ziarah ke makam ayah yang sangat dicintai
oleh keluarga dan anak-anaknya
E. Kebiasaan masyarakat memuja pemakaman untuk
mengenang seseorang
3.
Amanat yang terdapat pada puisi tersebut adalah…
A. Kita
harus membalas budi kepada orang yang menolong kita
B. Kenanglah kebaikan orang yang telah berjasa
kepada kita
C. Hargailah jerih payah orang yang telah
mengasuh kita
D. Janganlah memuja kuburan orang tuamu, tetapi
ingatlah jasanya.
E. Janganlah kita menyebut-nyebut
jasa orang yang sudah meninggal
4. Tema puisi tersebut adalah…
A. Kecintaan terhadap orang tua
B. Pahala dan dosa
C. Mengenang jasa orang tua.
D. Amanat orang tua
E. Kesetiaan seorang anak
KATA KUNCI
·
Untuk
memahami makna lambang dalam puisi harus memahami kata-kata yang dilambangkan dalam puisi disesuaikan dengan
isi puisi tersebut.
·
Untuk memahami maksud puisi harus dibaca isi puisinya mengenai masalah
apa kemudian dapat diartikan berdasarkan teks puisi tersebut.
·
Untuk
memahami amanat dalam puisi harus memahami isi teks puisi dan pesan yang terkandung dalam puisi tersebut.
SKL 12
MENENTUKAN ISI KUTIPAN ESAI
URAIAN MATERI
- Esai=karangan yang membahas suatu masalah sesuai pendapat penulisnya.
- Isi esai=inti kutipan yang terdapat dalam teks=pokok permasalahan apa yang dibahas dalam kutipan tersebut atau kalimat apa yang paling banyak dibahas atau ditulis.
- Isi esai dapat dilihat di awal kalimat inti esai atau di akhir kalimat inti esai atau gabungan (awal inti dan inti diulang di akhir kalimat).
- Contoh Esai:
Penyalahgunaan terhadap penyaluran dana hibah sering
dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Di luar
angka yang lenyap tersebut, jumlah signifikan juga sering dihabiskan untuk keperluan
adminstrasi pengelolaan dana hibah. Termasuk di antaranya untuk sewa
perkantoran, karyawan local, dan asing yang bergaji tinggi dilengkapi dengan
fasilitas lebih dari cukup, serta transportasi pemantauan pelaksanaan program.
Penjelasannya:
Hal yang diungkapkan dalam kutipan
esai tersebut adalah penyalahgunaan
penyaluran dana hibah oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
UN
2008/2009/P26 UTAMA
Perhatikan
kutipan esai berikut!
Kesenjangan
di Indonesia cenderung naik pada tahun-tahun ini. Kesenjangan itu tampak
seperti berikut: Pertama, adanya peningkatan kesenjangan pemilikan lahan sektor pertaanian. Kedua, adanya
kesenjangan akses untuk memasuki aktivitas ekonomi sebagai sumber pendapatan.
Di sektor pertanian, misalnya, petani kecil kesulitan mendapatkan kredit.
Ketiga, kesenjangan untuk mendapatkan akses pelayanan dasar. Seperti pendidikan
dan kesehatan.
1. Hal yang diungkapkan dalam kutipan esai
tersebut adalah…
A. Kesenjangan
merupakan salah satu pokok persoalan sosial ekonomi akhir-akhir ini.
B. Petani
semakin sulit hidupnya sehingga lahan pertaniannya semakin menipis
C. Kesenjangan
yang terjadi antara petani dengan pemerintah Indeonesia
D. Pendidikan
dan kesehatan semakin tidak dapat dijangkau oleh petani Indonesia
E. Petani kecil
selalu mendaptkan kesulitan untuk memperoleh kredit dari pemerintah
KATA KUNCI
- Untuk memahami isi esai maka dapat dilihat letak inti paragraf tersebut. Apakah terletak di awal intinya, dia khir intinya atau campuran ( di awal inti dan diulang pada akhir )
- Int=isi=pokok permasalahan=masalah apa yang dibahas di dalam esai tersebut.
SKL 13:
MENENTUKAN KATA PENGHUBUNG YANG TEPAT
UNTUK MELENGKAPI PARAGRAF
URAIAN MATERI
- Kata penghubung=konjungsi=kata sambung=yang menghubungkan antarklausa, antarkalimat, dan antarparagraf.
- Kata penghubung antarklausa terletak di tengah-tengah kalimat.
Contoh: Saya mau pergi kalau
pekerjaan rumah saya selesai.
- Kata penghubung antarkalimat terletak di awal kalimat setelah tanda titik, koma, seru, dan tanda tanya).
Contoh: Amir sudah tahu tentang itu. Bahkan dia sudah mulai menanganinya.
- Kata penghubung antarparagraf terletak di awal paragraf.
Contoh: Adapun terbongkarnya rahasia…
- Macam-macam kata penghubung dan fungsinya menyatakan:
1. gabungan atau penjumlahan: dan, lagi, serta
2. pertentangan: tetapi,
akan tetapi, melainkan, namun, sedangkan, padahal.
3. waktu: apabila,
ketika, sebelum, sejak , tatkala, sementara, selama,dsb
4. tujuan: supaya,
agar, untuk
5. sebab: sebab,
karena, sebab itu, karena itu
6. akibat: sehingga,
sampai, maka
7. syarat: jika,
apabila, kalau, asalkan,
8. tak bersayarat/konsesif: biarpun, meskipun, walaupun, dsb
9. perbandingan: seperti,
bagai, seakan-akan, ibarat, umpama, daripada,dsb.
10. pilihan: atau
11. korelatif: semakin…semakin…, tidak hanya… tetapi… juga…,sehingga…baik…maupun..
12. .menguatkan: bahkan,
apalagi
13. perincian: yakni, adalah,
yaitu, ialah
14. penjelas/penegas: bahwa
SOAL UN
2009/2010/P26 PAKET UTAMA
Cermatilah paragraf berikut!
Jasa-jasa ekologi yang
terdapat di kawasan Ekosistem Leuser mencakup penyediaan air bersih,
pengendalian erosi…banjir, pengaturan iklim local, penyerapan karbon, perikanan
air tawar,…keindahan alam pendukung industri pariwisata. Jasa-jasa ini hanya
dapat tersedia…Kawasan ekosistem Leuser
dijaga dan dipelihara fungsinya sebagai
suatu kesatuan interaksi yang utuh.
1. Kata
penghubung yang tepat untuk melengkapi bagian yang rumpang pada paragraf
tersebut adalah…
A. atau, tetapi, sebab
B. yaitu, bahkan, bahwa
C. serta, yakni, dan
D. dan, serta, jika
E. karena, misalnya, apabila
KATA KUNCI
- Untuk melengkapi kata penghubung dalam paragraf maka harus dibaca paragraf tersebut.
- Dicari kata penghubung yang sesuai dengan isi paragraf untuk dirangkai-rangkaikan sesuai dengan teks paragraf
SKL 14
MENENTUKAN KATA SERAPAN UNTUK MELENGKAPI PARAGRAF
URAIAN MATERI
- Kata serapan=kata yang diserap atau berasal dari bahasa daerah atau bahasa asing.
- Beberapa contah kata serapan yang benar penulisannya (sesuai EYD)terdapat pada UN:
1. fotokopi, rapor, komputer, dilegalisasi 7.
profesional, metode,konsekuen
2. religius, primitif
8. risiko, kolesterol, obesita.
3. kuesioner,teknik, sistem 9. sistem, efektivitas, produktifitas
4. kritik, ekstrinsik, kompleks 10.konsekuensi, sistem, finansial
5. apotek, efektif, berkualitas 11. produksi,
impor
6. arsitek, praktik, kreativitas 12. atlet,
profesional, metode, konsekuen
13. eksistensi, galeri,
kreativitas
·
Penulisan kata
serapan yang benar
1. aktif diagnosis kualitas
2. aktivitas ekspor kuantitas
3. aktual factual modern
4. analisis formal praktik
5. apotek hierarki produktif
6. atlet hipotesis produktivitas
7. impor impor sistem
8. intern intern spesies
9. karier karier teknik
10. kongres kongres tim
11. konsekuen eksklusif varietas
SOAL UN 2007/2008/P59 UTAMA
Krisis
rupiah di satu sisi menjadi konsekwensi
sistim pasar finansil global
yang hampir-hampir tak terhindarkan.
1. Perbaikan penulisan kata-kata serapan yang dicetak tebal dalam kalimat tersebut
adalah…
A. konsekwensi, sistem, finansiel
B. konsekuensi, sistim, financial
C. konsekuensi, sistem, finansiel
D. konsekuensi, sistem, finansial
E. konsekwensi, sistim, financial
KATA KUNCI
·
Serapan
bahasa Indonesia
ada dua cara pemerolehannya:
1.
cara adopsi=memungut atau mengambil bahasa daerah atau asing sesuai asli bahasa
tersebut tidak ada perubahan sama sekali. Misal: dari bahasa Sangsekerta:
aneka, angkara,dsb, dari bahasa Arab: syukur, akbar,dsb, dari bahasa
Inggris:stop, supermarket, open,dsb.
2.
cara adaptasi=disesuaikan
dengan kaidah bahasa Indonesia
(EYD). Misal: bahasa Inggris code
berubah menjadi bahasa Indonesia kode, production berubah menjadi produksi,
taxi berubah menjadi taksi,dsb
·
Untuk memahami serapan maka yang harus diketahui asal
bahasa tersebut, maka harus mengikuti EYD bahasa Indonesia.
SKL 15:
MELENGKAPI
PARAGRAF DENGAN KATA BAKU
URAIAN MATERI
- Kata baku=kata yang sesuai dengan Ejaan yang Disempurnakan (EyD).
- Kata tidak baku=kata yang tidak sesuai dengan EyD.
- Contoh kata baku yang terdapat di soal UN 2002-2010:
1.
konsekuensi,
mengksploitasi, provinsi
2.
atlet,
profesional, metode, konsekuen, amatiran
3.
fotografer, profesional, kualitas, megapixel,
4.
modern, jadwal,
karier
5.
religius,
primitif
6.
kritik, ekstrinsik, kompleks
7.
festival,
imajinasi, objek
8.
hakikat, apotek,
nasihat
9.
fotokopi, rapor,
komputer, dilegalisasi
10.
provinsi,
terkoordinasi, fasilitas
11.
intervensi,
praktik, versi
12.
dapat, khusus,
hakikatnya
13.
mengatakan,
membeli, khas
14.
aktivitas,
favorit, kualitas, ekspor
Contoh
kata baku:
·
Kata Baku Kata
Tidak Baku Kata Baku KataTidak Baku
apotek apotik ijazah ijasah
aktif aktip izin ijin
asas azas jenderal jendral
analisis analisa jadwal jadual
ambulans ambulan konkret konkrit
anggota anggota kualifikasi kwalifikasi
definisi difinisi kualitas kwalitas
formal formil kuitansi kwitansi
fisik phisik koordinasi,
koordinir
foto photo motivasi motifasi
frekuensi frekwensi manajemen managemen
·
Kata Baku Kata
Tidak Baku Kata Baku KataTidak Baku
hipotesis hipotesa objek obyek
istri isteri psikologi pskhologi
spiritual sprituil teknik tehnik
sah syah teladan tauladan
standar standart teknik teknik
teori tiori teknisi tehnisi
teoretis teoritis tim team
SOAL UN 2009/2010/P59 UTAMA
Cermati kata yang bergaris bawah dalam
kalimat berikut!
Saya
pada hari jumat besok akan ijin
untuk mengambil ijasah.
1. Penulisan yang baku untuk kata yang bergaris bawah dalam
kalimat tersebut adalah…
A. Jumat-ijin-ijazah
B. Jum’at-izin-ijasah
C. Jum’at-ijin-ijasah
D. Jumat-izin-ijazah
E. Jum’at-izin-izajah
KATA KUNCI
·
Untuk memahami
kata baku adalah kata yang tepat dan
benar penulisannya sesuai Ejaan yang Disempurnakan (EYD)
·
Kata baku= kata yang sesuai
EyD maka bila kata itu berasal dari
bahasa daerah atau asing harus
sesuai dengan EyD atau mengikuti
kaidah bahasa Indonesia.
SKL 16:
MELENGKAPI
PARAGRAF DENGAN KATA BERIMBUHAN
URAIAN
MATERI
1 .Prefiks=awalan:
-
meN-(variasi me- nasal antara lain: me-, men, mem-,meng-,
meny- menge-)misal: menari, menjadi,
membaca, menghapus, menyapu, mengetik (berfungsi sebagai kata kerja/melakukan
perbuatan).
-
ber-, misal:
berlari (berfungsi sebagai kata kerja)
-
di-, misal:
diantar (berfungsi kata kerja pasif).
-
ter-, misal: tertidur (berfungsi kata
kerja pasif/tidak disengaja)
-
peN (variasi pe- nasal antara lain: pe-, pen-,
pem-,meng-, peny-, penge-) misal: penari, pencuri, pembaca,penghapus penyapu, pengebom (berfungsi sebagai kata
benda/ alat/orang)
-
per-, misal:
perbudak (membentuk kata kerja/menganggap seperti)
-
se-, misal:
sebuah (membentuk kata tugas bilangan/menyatakan satu)
-
ke-, misal:
kesepuluh (membentuk kata benda/ menyatakan kumpulan)
2. Sufiks=akhiran:
- -kan, misal:
penjarakan (membentuk kata kerja/menyatakan memasukan)
- -i,
misal: lukai (membentuk kata kerja/menyatakan membuat jadi)
- -an, misal:
lautan (membentuk kata kerja/menyatakan kumpulan/seluruh)
3. Konfiks=gabungan
awalan dan akhiran
- ke-an,
misal: kehujanan (membentuk kata benda/menyatakan kena)
- peN-an (pe-an, pen-an, pem-an, peng-an, peny-an,
penge-an) misal: pelarian, penanaman, pembantaian, penghancuran, penyapuan,
pengeboman (membentuk kata benda/menyatakan proses/alat/hal,)
- per-an,
misal: perkemahan (membentuk kata benda/ menyatakan tempat)
- ber-an,
misal: berlarian (membentuk kata kerja/,menyatakan perbuatan yang disebut kata dasarnya.
4. Infiks=sisipan:
-
-el-, -em-, -er-, -in-, misal: belajar (ajar), gemetar (getar).
Contoh imbuhan yang terdapat pada soal
UN:
Pabrik
besar itu memroduksi bahan pangan dan
kosmetik untuk keperluan ekspor.
Penjelasannya:
Kata imbuhan di atas salah karena kata dasarnya adalah produksi dan memiliki konsonan rangkap
maka tidak dapat luluh atau dihilangkan apabila dimasuki kata imbuhan meN-,
maka tetap ditulis memproduksi.
SOAL
UN 2008/2009:
Cermati
paragraf berikut1
Demikian
pula dengan vitamin yang ada pada kentang. Sebut saja vitamin C yang
notabene…antioksidan yang ampuh untuk mengusir radikal bebas dalam tubuh. Untuk
itu, agar…manfaat vitamin C secara maksimal, pilihlah kenatang yang baik
kondisinya, antara lain dengan memilih yang tidak bertunas, kulitnya kencang, tidak
bercak… dan tidak ada lubang di permukaannya.
Kata berimbuhan yang tepat untuk mengisi paragraf yang
rumpang tersebut adalah…
A.
mengandung-memperoleh-kehijauan
B.
mengandung-memeroleh-dihijaukan
C.
mengandung-memperoleh-menghijau
D.
dikandung-memeroleh-kehijauan
E.
dikandung-memeroleh-menghijau
KATA KUNCI
·
Untuk melengkapi
paragraf dengan imbuhan maka baca
secara keseluruhan paragraf kemudian sambung
dengan imbuhan yang sesuai.
SKL 17:
MELENGKAPI PARAGRAF DESKRIPSI DENGAN KALIMAT YANG
SESUAI
URAIAN MATERI
·
Paragraf deskripsi=paragraf yang menggambarkan sebuah objek dengan tujuan agar pembaca merasa seolah-olah melihat sendiri objek yang digambarkan itu. Pargaraf
ini menggambarkan sesuatu dengan kata-kata secara jelas dan terperinci. Hal yang digambarkan bisa tentang keindahan alam, keadaan jasmani,
watak, atau perasaan seseorang.
·
Paragraf deskripsi=paragraf yang menggambarkan
seolah-olah dapat dilihat, didengar, dirasakan, dan dialami.
·
Contoh paragraf
deskripsi yang terdapat di soal UN:
1. Rumah itu dari kejauhan
kelihatan angker sekali. Banyak pohon tumbuh menjulang dan tidak dirawat.
Sungguh sangat menyeramkan. Apalagi jika dilihat dari dalam, rumah itu memberi
kesan kurang terawat. Cat dindingnya kusam…
Penjelasannya:
Kalimat yang
cocok untuk disambung adalah di
sekeliling rumah tumbuh rumput liar.
2. Taman
ini sungguh asri dan nyaman. Berbagai
jenis tumbuhan ada di taman ini. Lebih-lebih tanaman bunga yang berada di
depan pintu masuk, sangat indah di pandang mata. Aneka bunga berwarna-warni
tumbuh di tempat itu. Kupu-kupu yang beterbangan menambah keindahan dalam
taman. Suara gemercik air mancur terdengar merdu dan menyejukkan hati. Tidak
bosan berada di dalam taman bunga itu.
Penjelasannya:
Perbaikan
kalimat yang tidak padu (tercetak tebal) pada paragraf tersebut adalah yang
sesuai dengan isi paragraf deskripsi di
atas adalah tanaman yang tumbuh menyejukkan mata dan hati.
SOAL UN 2009/2010/P26 UTAMA
Cermatilah paragraf deskripsi berikut1
(1) Pondok itu berukuran 2X3 meter. (2) Di dinding
sebelah kanan terdapat sebuah jendela yang daun jendelanya tertutup rapat. (3)
Pintu masuk pondok menghadap ke kolam ikan atau menghadap jalan utama. (4)
Dinding pondok terbuat dari bambu yang dianyam sangat unik. (5) Atapnya sangat kuat
Kalimat deskripsi yang tepat untuk pengganti
kalimat (5) adalah..
A. Yang paling penting dari bagian pondok adalah atap
dari daun enau
B. Pondok itu diberi daun enau oleh tukang yang
mengerjakan
C. Kekuatan atap pondok itu tidak perlu dikhawtirkan
karena dari daun enau
D. Atapnya terbuat dari daun enau yang dianyam rapi
sekali.
E. Atap dari daun enau harus kuat karena akan menahan
derasnya hujan
KATA KUNCI
§ Untuk melengkapi
paragraf deskripsi dalam kalimat maka harus sesuai dengan isi paragraf deskripsi tersebut.
§ Kalimat yang ditambahkan atau mengganti atau yang
tidak padu paragraf deskripsinya maka untuk melengkapinya harus sesuai dengan isi paragraf deskripsi
tersebut.
§ Paragraf deskripsi yang kalimatnya tidak padu adalah kalimat paragraf deskripsi yang tidak ada
kepaduan bentuk dan pertalian makna
antara kalimat 1 dengan kalimat yang lain.
SKL 18
MELENGKAPI PARAGRAF DESKRIPSI DENGAN
FRASA YANG SESUAI
URAIAN MATERI
- Frasa=kelompok kata yang terdiri dari dua kata atau lebih yang tidak melebihi atau melampaui batas fungsi S-P-O-K.
- Jenis-jenis frasa berdasarkan intinya:
A. Frasa Endosentris:
1.
Frasa endosentris koordinatif= frasa yang unsure-unsurnya
setara/sederajat.
Contoh:
Ayah Ibu, cerdik pandai, tulus ikhlas, cantik molek, kasih saying, tua
muda, besar kecil, suami istri, lemah
lunglai, pahit getir, tinggi rendah, dsb.
2. Frasa endosentris atributif=frasa
yang mempunyai unsure pusat dan unsure atributif (penjelas)=frasa bertingkat (inti+bukan inti)
Contoh:
Sepatu
saya, gadis muda, dokter mata, rumah itu, pedagang kaki lima, lantai marmer, dsb.
B.
Frasa Eksosentris=frasa yang tidak memiliki unsur pusat.
Contoh:
- Baju
yang baru dibeli.
Yang
termasuk frasa eksosentris adalah frasa preposisional: dari
negara, ke terminal, dsb
Dan frasa
konjungsi (kata penghubung/sambung): dengan
kapak, sampai sore, dsb)
Penjenisan frasa berdasarkan kategori/kelas kata:
a. Frasa nominal (benda): sepatu baru
b.
Frasa verbal
(kerja): sudah tidur
c.
Frasa
adjektival (sifat): baik sekali
d.
Frasa
numeralia (bilangan): empat ekor
e.
Frasa
preposisional (kata depan): di
Kendari
C. Frasa
Ambigu/ambiguitas=frasa yang bernafsiran ganda (maknanya lebih dari satu).
Contoh:
Lukisan ayah:
memiliki penafsiran banyak:
1.
lukisan milik ayah
- lukisan mengenai diri ayah
- lukisan buat ayah
D. Frasa
Atribut berimbuhan= frasa yang unsur penjelasnya menggunakan imbuhan
Contoh:
Tangga berjalan, guru kesenian, pusat perbelanjaan,
model pembelajaran, dsb.
E. Frasa
idiom/idiomatikal=frasa yang menggunakan ungkapan.
Contoh:
Kepala
dingin =
akal sehat
Tinggi
hati =
sombong
Dingin
hati =
tidak semangat
Makan
angin =
mencari angina segar
Kambing
hitam = orang
yang dipersalahkan
Angkat
topi =
menaruh hormat
SOAL UN
2008/2009/P59 UTAMA
Bacalah
paragraf deskripsi berikut1
Hamparan
sawah membentang… Padi di sawah merunduk berayun-ayun meliuk-liuk ditiup angin
lembah. Dangau-dangau berpencaran. Bocah-bocah bertepuk sorak… mengusir kawanan
burung pipit yang hendak berpesta pora memakan padi. Gemercik air yang jernih
di saluran air terdengar…di telinga.
1. Frasa adjektiva yang tepat untuk melengkapi
paragraf tersebut adalah…
A. sangat indah, berteriak-teriak, merdu sekali
B. sangat luas, dengan nyaring, merdu sekali
C. sangat hijau, gembira sekali, sangat merdu
D. kekuning-kuningan, sangat nyaring,
sayup-sayup
E. kekuning-kuningan, riang gembira, sayup-mayup
KATA KUNCI
§ Untuk melengkapi paragraf deskripsi dengan frasa
disesuaikan isi paragraf deskripsi dengan frasa yang sesuai.
SKL 19:
MELENGKAPI
PARAGRAF ANALOGI
URAIAN
MATERI
o
Paragraf analogi=paragraf yang dikembangkan dengan membandingkan dua atau lebih benda yang dianggap memiliki kesamaan.(menggunakan kata
pembanding: seperti, sebagaimana,begitu pula bagaikan, bagai,dsb)
- Simpulan analogi harus membandingkan antara yang akan dibandingkan. Misalnya: membandingkan antara binatang , tumbuhan, dan manusia sama-sama memerlukan air.
- Contoh simpulan analogi:
Sapi, kucing, dan kambing termasuk
binatang menyusui.sebagaimana jenis binatang lainnya. Binatang-binatang
tersebut memerlukan air untuk
keperluan hidupnya. Berbagai tumbuhan
seperti padi, jagung, tumbuhan,ataupun bunga juga memerlukan air. Kita sebagai
manusia juga memerlukan air. Jadi,
binatang, tumbuhan,dan manusia sangat memerlukan air.
SOAL UN
2008/2009
Tanaman padi dapat dirawat dengan dipupuk, disiangi,
dan diberi air secukupnya agar mengahsilkan padi yang bagus. Jika panen tiba,
padi dapat dipetik, diolah menjadi beras, dan dinikmati, begitu pula dengan
manusia. Manusia sejak bayi dirawat dengan diberi gizi yang baik, diberi
perhatian dan kasih saying, serta didik dengan abaik agar menjadi anak yang
berguna.
1. Simpulan
analogi yang tepat untuk paragraf tersebut adalah…
A.
Jika sudah besar, anak diharapkan membalas jasa orang tua
B. Anak harus patuh kepada orang tua yang telah
merawatnya
C. Gizi tanaman dan gizi anak haruslah sama
D. Perawatan tanaman dan perawatan anak haruslah
sama
E. Jadi, merawat dan membesarkan anak hingga
menjadi orang yang berguna seperti merawat tanaman untuk memperoleh kualitas
yang baik.
KATA KUNCI
·
Penarikan simpulan
secara analogi=penarikan simpulan dengan membandingkan dua hal yang memiliki
sifat sama.
·
Untuk menemukan
simpulan analogi dalam paragraf harus sesuai
dengan yang dibandingkan di dalam
paragraf tersebut.
SKL 20
MEMPERBAIKI
KALIMAT SIMPULAN GENERALISASI.
URAIAN
MATERI
·
Simpulan generalisasi=>paragraf yang dimulai
dengan mengemukakan peristiwa khusus,
kemudian diikuti dengan kesimpulan secara umum. Dalam
pengembangan generalisasi diperlukan fakta contoh,ilustrasi,atau data
deskriptif lain.
·
Contoh simpulan generalisasi:
Kursi
dan meja tertata dengan rapi, kaca jendela berseri, dan lantainya selalu dalam
keadaan bersih. Papan tulis kelas selalu dibersihkan. Gambar-gambar yang ada
menambah suasana lebih kondusif. Ruang
kelas XI memang kelas idaman semua siswa dan guru.
·
Contoh memperbaiki kalimat simpulan generalisasi
Pak susilo seorang dokter terkenal pada zamannya. Beliau mempunyai tiga
orang anak anak pertamanya, Salyono,
seorang psikolog yang sering mengisi acara di TV. Anak keduanya Sutrisno,
menjadi dokter ahli kandungan di salah satu rumah sakit besar di Jakarta. Anaknya yang
ketiga perempuan, Utari menjadi dokter
spesialis anak dan sebagai kepala bagian poli anak di rumah sakit yang sama
dengan dr. Sutrisno. Pak Susilo bangga dan bahagia melihat ketiga
anaknya telah bekerja sesuai dengan bidangnya.
Perbaikan kalimat simpulan generalisasi yang tercetak
miring dan sesuai dengan isi paragraf yaitu: Semua anak Pak Susilo sukses
SOAL UN
2007/2008
1. Bacalah paragraf generalisasi rumpang
berikut dengan saksama!
Simpulan yang tepat untuk melengkapi paragraf tersebut
adalah....
A. Jadi kelas XII IPS2
banyak yang bernilai tinggi dalam
ujian semester Bahasa Indonesia.
B. Tidak heran kelas XII IPS2 selalu juara dalam
ujian semester.
C. Dapat disimpulkan nilai Bahasa Indonesia
kelas XI IPS2 bagus-bagus.
D. Jadi, siswa kelas XII IPS2 cukup pandai dalam
mata pelajaran Bahasa Indonesia.
E. Sudah sepantasnys kelas XII IPS2 mendapatkan
nilai bagus-bagus.
SOAL UN
2009/2010/P26 UTAMA
2. Cermati
paragraf generalisasi berikut1
Binsar , anak
kelas XII IPS SMAN 1 Medan.
Walaupun kakinya sakit tersandung pintu rumahnya, hari ini tetap mengikuti UN.
Romeo, siswa kelas XII IPA SMAS di Bengkulu yang biasanya terlambat karena jauh
dari sekolah, juga ikut UN hari ini. Manen, kelas XII IPS MAS Jaktim, anak
condet yang orang tuanya juragan salak itu, hari ini juga ikut UN. Begitu juga
Deden, kelas XII BHS SMA di Jakut, yang baru sembuh dari DB, alhamdulillah bisa
ikut UN…
Kalimat simpulan yang tepat untuk teks tersebut yaitu…
A.
UN SMA dan MA
hari ini diselenggarakan di seluruh Indonesia
B.
Semua siswa SMA
dan MA kelas XII di Indonesia hari ini UN.
C.
Di seluruh Indonesia
hari ini sedang digelar UN untuk SMA
D.
Kelas XII SMA dan
MA hari ini akan mengikuti UN
E.
UN untuk SMA dan
MA sedang diselenggarakan
KATA KUNCI
·
Cara untuk menyimpulkan
paragraf generalisasi adalah
ditampilkan pernyataan-pernyataan
atau kalimat-kalimat yang bersifat khusus
kemudian ditarik kesimpulan secara umum
berdasarkan pernyataan-pernyataan khusus tersebut.
·
Memperbaiki
simpulan paragraf
generalisasi adalah simpulan
generalisasi yang tidak tepat atau kurang
sesuai kalimat simpulan generalisasi dengan isi paragraf tersebut.
SKL 21
MELENGKAPI
PARAGRAF SEBAB AKIBAT
URAIAN
MATERI
- Kausal (sebab akibat)=>paragraf yang dikembangkan dengan cara mengawali/menempatkan fakta sebagai sebab, kemudian menempatkan kesimpulan sebagai akibatnya, atau sebaliknya.
- Contoh pola sebab akibat:
- Kegagalan ginjal disebabkan oleh merosotnya fungsi ginjal akibat peningkatan kepekaan serum kreatinin yang disertai berkurangnya urine. Ini berlangsung spontan dan cepat. Tak heran jika penderita gagal ginjal harus berpacu dengan waktu demi menyelamatkan diri.
- Sejak Ayahnya meninggal tak ada lagi yang mendukung Toni untuk melanjutkan studi. Ibunya yang sudah tua tidak lagi diharapkan mampu bekerja. Adik-adiknya yang masih kecil menjadi tambahan beban kehidupan keluarganya. Oleh karena itu, Toni bekerja mati-matian dan meninggalkan cita-citanya untuk melanjutkan studinya.
- Contoh melengkapi paragraf sebab akibat
Pada umumnya
masyarakat desa hidup dari pertanian. Pada masyarakat yang demikian luas tanah
sangat mempengaruhi kemakmuran mereka. Ketika penduduk desa belum begitu banyak
dan luas, daerah untuk pertanian masih cukup untuk menghidupi mereka, tidak ada
persoalan. Sekarang penduduk desa tumbuh terus, sedangkan luas tanah tidak
bertambah sehingga tanah yang digarap pun semakin sempit…
Kalimat yang berupa akibat untuk melengkapi paragraf
tersebut adalah timbullah kekurangan penghasilan karena lahan garapan sedikit.
SOAL
UN 2008/2009
1.
Bacalah paragraf berikut dengan saksama!
Lingkungan keluarga
merupakan tempat pendidikan pertama dan utama. Dalam keluarga, anak akan
mendapatkan berbagai pendidikan moral dan kepribadian. Namun, sekarang ini
banyak orang tua yang kurang peduli terhadap pendidikan anak dalam keluarga.
Mereka lebih mengutamakan profesi dan
kepentingannya sendiri. Anak menjadi haus akan kasih saying dan mencari sensasi
di dunia luar. Akibatnya…
Kalimat yang menyatakan akibat untuk
melengkapi paragraf tersebut adalah…
A.
Anak menjadi
nakal dan pergaulannya tidak terkendali
B.
Kehidupan rumah
tangga menjadi berantakan
C.
Anak akan
berusaha memahami kondisi orang tuanya
D.
Ekonomi keluarga
akan semakin stabil
E.
Anak akan menjadi
pemalu dan kurang percaya diri
KATA KUNCI
·
Untuk memahami kalimat sebab akibat dalam menyambung
paragraf maka kalimat akibatnya harus sesuai dengan apa yang dibahas di dalam
paragraf tersebut.
·
Paragraf sebab akibat=paragraf yang ditampilkan
fakta-fakta khusus yang merupakan sebab dan ditarik kesimpulan secara umum
merupakan akibat dari beberapa sebab yang terdapat dalam paragraf tersebut.
SKL 22
MELENGKAPI
SILOGISME DENGAN KALIMAT YANG TEPAT
URAIAN
MATERI
- Silogisme=cara berpikir atau menarik kesimpulan yang terdiri atas pernyataan (premis) umum (PU), pernyataan (premis) khusus (PK) dan simpulan/kesimpulan (S/K).
- Rumus silogisme:
PU = Semua A=B
PK = C=A
K = C=B
- Contoh silogisme:
1. PU = Semua manusia akan mati 2.PU= Semua siswa SMA kelas XII sedang
mengikuti try out
A B
PK = Budi
manusia PK=
Awalul siswa SMA kelas XII
C A
K =
Jadi, Budi akan mati S =
Awalul sedang mengikuti try out
C B
- Entimen=silogisme yang diperpendek
- Rumus entimen:
C=B karena C=A
K PK
- Contoh entimen:
1. Budi
akan mati karena ia manusia 2.Awalul sedang mengikuti try out karena ia siswa SMA kls XII
K PK
SOAL UN
2008/2009/P26 UTAMA.
1. Cermatilah
silogisme berikut!
Premis umum : Siswa yang akan masuk fakultas kedokteran
harus bebas narkoba
Premis khusus :
Hendra akan masuk fakultas kedokteran
Simpulan silogisme tersebut adalah…
A. Hendra harus bebas narkoba karena akan masuk
kedokteran
B. Semua siswa harus bebas narkoba karena akan masuk
kedokteran
C. Orang yang akan masuk kedokteran bebas narkoba
D. Hendra akan masuk kedokteran jadi harus bebas narkoba
E. Hendra harus bebas narkoba
KATA KUNCI
·
Untuk memahami
silogisme maka harus memahami rumus:
PU: Semua A=B
PK: C=A
K: C=B
·
Premis umum=pernyataan
yang masih luas/umum.
·
Premis khusus=pernyataan
yang telah dipersempit dari pernyataan umum. Misal:
·
PU: Semua siswa
harus belajar maka
·
PK: diganti dengan nama org atau benda kalimat di PU,
misal PK: Ani siswa. Untuk Simpulan (S): Ani harus belajar. Apabila di PK sudah
disebutkan maka disimpulan tidak boleh ditulis lagi hanya kata Ani yang
ditulis.
SKL 23
MELENGKAPI
PARAGRAF NARASI
URAIAN
MATERI
- Paragraf narasi=paragraf yang isinya menceritakan suatu peristiwa atau kejadian. Di dalam narasi terdapat tokoh cerita, kejadian, adanya latar (tempat, waktu, dan suasana).
- Contoh paragraf narasi:
Hafiz
terkejut mendengar suara kemenakannya itu. Dengan segera ditariknya tali timba
pengangkut tanah, tempat Abdullah bergantung. Ketika itu, tampaklah oleh Hafiz
mata air berbusa-busa naik ke atas dengan cepat, besar, dan jernih…
- Contoh melengkapi paragraf narasi:
Seorang anak,
wajahnya cantik, umurnya kira-kira lima
belas tahun. Ia sedang duduk di SMA kelas X. Gadis itu sedikit nakal, suka
mengambil uang temannya. Ternyata setelah ditanya, memang benar gadis itu
pelakunya.
Kalimat yang tepat untuk melelngkapi paragraf narasi
tersebut adalah: Akhirnya, gadis itu
dikatakan anak yang panjang tangan (pencuri).
SOAL UN
2009/2010/P26 ULANG
1. Bacalah paragraf narasi berikut!
Si
bardi seorang anak laki-laki yang tidak mau melanjutkan sekolah. Pekerjaannya
setiap hari hanya… Disuruh membantu ayahnya berkebun juga tidak mau. Ayahnya
merasa kesal dengan perilaku anaknya. Akhirnya,
ayahnya memmarahinya.
Ungkapan yang tepat untuk melengkapi paragraf tersebut
adalah…
A. bersandar diri
B. bersilat lidah
C. beromong kosong
D. bertinggi hati
E. berpangku tangan
KATA KUNCI
·
Untuk melengkapi paragraf narasi harus sesuai dengan isi
narasi tersebut
·
Melengkapi paragraf narasi dapat pula dengan
menambahkan ungkapan yang sesuai dengan isi paragraf narasi tersebut.
·
Contoh ungkapan:
Angkat topi : hormat, kagum,
salut
Bermuka masam : cemberut
Besar
mulut : bohong
Bermain
api :
bermain-main dengan bahaya
Kecil
hati :
penakut
Lurus
hati : jujur
Mata
rantai : ada
hubungan
Membanting
tulang : bekerja keras
Membanting
harga : menurunkan harga
Makan
angin :
berjalan-jalan mencari hawa segar
dsb
SKL 24:
MENYUSUN
KALIMAT ACAK MENJADI PARAGRAF
URAIAN
MATERI
- Kalimat acak=kalimat yang belum teratur susunannya atau belum membentuk sebuah paragraf yang utuh (kohesi) dan koherens (bermakna).
- Syarat sebuah paragraf:
1. memiliki satu
ide pokok/pikiran utama dan beberapa
kalimat penjelas.
2.
antarkalimat saling bertautan bentuk dan makna (kohesi & koherens) sehingga membentuk satu kesatuan yang
utuh.
·
Untuk menyusun kalimat menjadi paragraf yang padu adalah mencari
dulu ide pokok/gagasan utama (pernyataan yang bersifat umum)
dari beberapa kalimat yang disediakan kemudian
merangkai-rangkaikan kalimat penjelas yang cocok dengan kalimat utama harus saling keterkaitan dan membentuk satu kesatuan
yang utuh.
·
Contoh menyusun kalimat acak menjadi paragraf yang
padu:
Cermatilah kalimat-kalimat berikut!
1) Namun, lantaran perbedaan karakter, perbedaan
kepentingan, perbedaan latar belakang, dan berbagai perbedaan lainnya,
seringkali persinggungan antarkita tidak bisa dihindari.
2) Sengaja atau tidak sengaja, satu pihak merasa disakiti
atau merasa dikhianati oleh pihak lainnya.
3) Kemarahan dan kesedihan pun tak terhindarkan.
4) Berhadapan dengan orang lain adalah hal yang tidak
bisa kita hindari dalam menjalani kehidupan ini.
Kalimat-kalimat tersebut akan menjadi paragraf yang
padu apabila menggunakan urutan: (4),
(1), (2), dan (3)
SOAL UN
2008/2009
1. Cermati kalimat-kalimat berikut!
(1)
Pengairan
selanjutnya dikurangi, terutama pada rasa penuaan rimpang, karena tanah yang
terlalu basah (menggenang) dapat menyebabkan buruknya ripang jahe.
(2)
Mula-mula air
disalurkan melalui saluran pemasukan, kemudian dibiarkan menggenangi petakan
atau bedengan hingga tanah cukup basah.
(3)
Selanjutnya, air
segera dialirkan melalui saluran pembuangan.
(4)
Pengairan harus
dilakukan secara kontinyu 3-5 hari sekali atau bergantung pada keadaan cuaca
dan kelembaban tanah.
(5)
Pengairan
dilakukan dengan cara digenangi 15 menit atau lebih sehingga tanah cukup basah.
Kalimat-kalimat tersebut dapat dijadikan
paragraf yang padu dengan urutan…
A. 1,
3, 2, 5, dan 6
B. 2, 1, 5, 4, dan 3
C. 3, 1, 5, 2, dan 4
D. 4,
5, 1, 2, dan 3
E. 4, 1, 5, 2, dan 4
KATA KUNCI
·
Untuk memahami
kalimat yang diacak atau belum disusun dengan benar maka yang pertama kali
harus dicari kalimat utama atau ide
pokoknya. Kemudian mencari
kalimat-kalimat penjelas yang sesuai
dan saling keterkaitan bentuk dan makna yang membentuk satu kesatuan yang utuh.
·
Bila kalimat
acak itu disusun dalam paragraf deduktif berarti susunannya kalimat utama/gagasan utama di letakkan di awal kalimat, kemudian diikuti kalimat-kalimat penjelas
yang saling terpaut bentuk dan makna.
·
Bila kalimat
acak itu disusun dalam paragraf induktif berarti susunan kalimat utama/gagasan utama di letakkan di akhir kalimat. sedangkan di awal
merupakan kalimat-kalimat penjelas yang diakhiri dengan kalimat simpulan
seperti: dengan demikian, dapat disimpulkan, jadi, ternyata, memang, dsb
SKL 25:
MELENGKAPI
TEKS PIDATO DENGAN KALIMAT PERSUASIF
URAIAN
MATERI
- Kalimat persuasif=kalimat yang berusaha mengajak, meyakinkan, atau membujuk orang lain untuk melakukan apa yang ada dalam kalimat.
- Kalimat persuasif=kalimat ajakan, misal: oleh karena itu marilah…,janganlah…, seharusnya…, hendaknya…, dsb.
- Contoh melengkapi teks pidato dengan kalimat persuasif:
Saudara-saudara,
pada peringatan hari Anak Nasional ini kami mengharap semua jajaran yang ada di
kota ini ikut peduli terhadap hak anak. Anak tanpa bimbingan orang tua akan tumbuh menjadi
liar dan pribadinya tidak akan terbentuk dengan baik…
Kalimat persuasif
yang tepat untuk melengkapi pidato di atas adalah: Oleh karena itu, orang tua harus bersedia membimbing anak-anak dengan baik.
- Untuk melengkapi teks pidato dengan kalimat persuasif maka harus sesuai dengan pokok permasalahan yang dibahas dalam pidato tersebut ( kepedulian orang tua dan semua jajaran yang ada di kota untuk membimbing anak) maka kalimat persuasifnya harus sesuai dengan isi pidato.
SOAL UN
2008/2009
1. Cermati
paragraf berikut1
Saudara-saudara!
Banyak
di antara kita menghabiskan waktu untuk menonton tayangan TV yang semakin
menarik dan bervariasi. Menurut penelitian, ada pelajar yang lebih dari lima jam sehari
menghabiskan waktunya untuk menonton TV. Bila hal itu berlanjut terus tentulah
waktu untuk membaca, mengulangi pelajaran, dan mengerjakan PR tinggal sedikit
sekali. Hal ini tentu akan berpengaruh pada prestasi dan cita-cita masa depan
bangsa….
Kalimat
ajakan yang tepat untuk melengkapi pidato tersebut adalah…
A. Saudara-saudara, hendaknya meninggalkan kebiasaan
berlama-lama menonton TV sejak sekarang
B. Mari kita menggunakan waktu secara efektif dan efisien
dalam belajar untuk mencapai prestasi.
C. Jelaslah, tayangan Tv telah mengganggu waktu belajar
kita di rumah dan di lingkungan sekolah
D. Mari kita kurangi menonton TV dan waktu yang tersedia
kita gunakan untuk mengulangi pelajaran
E. Oleh karena itu, kita harus berjuang dan bekerja keras
untuk meraih cita-cita masaa depan kita
KATA KUNCI
·
Untuk melengkapi teks pidato dengan kalimat persuasif
(kalimat ajakan), maka harus sesuai dengan isi atau pidato tersebut membahas
masalah apa.
SKL 26:
MENENTUKAN KALIMAT LATAR BELAKANG KARYA TULIS
URAIAN
MATERI
·
Latar belakang karya tulis maksudnya adalah alasan
diangkatnya judul atau tema tersebut, yang mendasari sehingga ingin menulis
·
Kalimat latar belakang karya tulis=kalimat
yang dijadikan latar belakang dalam sebuah karya
tulis ilmiah harus sesuai dengan judul atau tema karya tulis tersebut.
·
Contoh kalimat latar belakang karya tulis yang
terdapat pada soal UN:
1. Tema: Menumbuhkan Minat Siswa SMA dalam Menulis
Cerita Pendek
Kalimat
latar belakang yang sesuai dengan tema tersebut adalah:
Masih banyak siswa SMA kurang berminat
menulis cerita pendek
2. Tema Karya
Tulis: Meningkatkan Disiplin Sekolah
Kalimat
latar belakang yang sesuai dengan tema karya tulis tersebut:
Akhir-akhir ini disiplin sekolah mulai
menurun
3. Tema:
Perbedaan Tumbuhan Monokotil dan Dikotil
Kalimat
latar belakang yang sesuai dengan tema tersebut adalah:
Siswa sering mengalami kesulitan
mengelompokkan tumbuhan monokotil dan tumbuhan dikotil
SOAL UN
2009/2010/P26 UTAMA
1. Cermatilah
tema karya tulis berikut!
Tema karya
tulis: Meningkatkan apresiasi generasi muda terhadap seni tradisional
Kalimat latar belakang yang sesuai dengan
tema tersebut adalah..
A. Seni tradisional harus sering diperkenalkan kepada
generasi muda agar mereka tertarik
B. Akhir-akhir ini, sudah banyak generasi muda yang
kurang mengenal seni tradisional.
C. Kondisi masyarakat yang beragam turut membantu
memperkenalkan seni tradisional
D. Hendaknya seni tradisional trus dikembangkan dan
dilestarikan oleh generasi muda
E. Generasi muda sudah mengenal semua seni tradisional
sebagai budaya bangsa kita
KATA KUNCI
·
Latar
belakang karya tulis adalah alasan
sehingga diangkatnya judul atau tema tersebut. Atau yang mendasari penulis sehingga mengangkat
judul atau tema tersebut.
·
Untuk memahami kalimat
latar belakang maka harus sesuai
dengan tema/judul karya tulis.
SKL 27:
MEMPERBAIKI
KALIMAT YANG MENGANDUNG KATA KIAS DALAM KARYA TULIS
URAIAN
MATERI
- Kata kias=kata yang bukan sebenarnya atau kata yang menimbulkan nilai rasa pada seseorang ketika berhadapan dengan sebuah kata
- Kata lugas=kata yang sebenarnya, kata yang sesuai maknanya di kamus.
- Contoh kata kias yang terdapat dalam karya tulis untuk diperbaiki menjadi kata lugas:
Kata Kias Kata
Lugas
Tergoda tertarik
Bunga api percikan
api
Terpesona tertarik
Terpanggil tertarik
Tergugah tertarik
Tergelitik tertarik,
tergerak
Perilaku menyimpang tindak
semena-mena, tingkah laku yang tidak baik
Tergerak berkeinginan
Tumbangkan kalahkan
Mata telanjang tanpa
menggunakan alat bantu
Orang kecil orang
miskin
SOAL UN 2009/2010/P26 UTAMA
1. Cermatilah kutipan berikut!
Sejak
digulirkannya kebijakan pemerintah mengenai desentralisasi pendidikan, mulailah
bermunculan pemikiran masyarakat terhadap pendidikan khususnya mengenai rendahnya mutu pendidikan kita.
Perbaikan kata
bercetak miring agar bermakna lugas dalam kalimat tersebut adalah…
A. dangkalnya
B. sedikitnya
C. kecilnya
D. kurangnya
E. tipisnya
KATA KUNCI
·
Makna kias
(konotasi)=makna yang bukan sebenarnya atau makna yang
menimbulkan nilai rasa tentang suatu kata.
·
Makna lugas(denotasi)=makna yang
sebenarnya atau makna yang sesuai arti kamus.
SKL 28:
MENENTUKAN
PERBAIKAN KALIMAT RANCU DALAM KARYA TULIS
URAIAN
MATERI
- Kalimat yang digunakan dalam karya tulis ilmiah adalah kalimat yang efektif, baku, dan bermakna denotatif (makna sebenarnya yang sesuai dengan makna di kamus).
- Kalimat rancu=kalimat yang tidak baku=kalimat yang susunannya belum tepat=kalimat yang tidak efektif=kalimat yang tidak jelas maknanya
- Kalimat efektif=kalimat yang mengikuti kaidah-kaidah tata bahasa (gramatikal, pilihan kata, penalaran yang logis dan serasi)
- Kalimat tidak efektif dapat ditinjau dari:
a. penggunaan kata berlebihan (pleonasme)
Contoh:
Banyak
anak-anak kecil yang sudah bekerja
Seharusnya: banyak anak atau anak-anak (pilih salah satu)
b. susunan kata yang tidak teratur/tumpang tindih
(kontaminasi)
Contoh:
Kedatangannya
Bapak Gubernur sangat dinantikan.
Seharusnya: -
Kedatangannya sangat dinantikan.
Atau
-Kedatangan Bapak Gubernur
sangat dinantikan (pilih salah satu)
c.
Penggunaan kata
yang tidak tepat (salah pemilihan kata).
Contoh:
Saya mengetahui
kalau ia kecewa
Seharusnya: saya
tahu…
d. Salah nalar
Contoh:
Sakit pada
mulut dan tenggorokan yang ringan sering
kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari.
Seharusnya:
Sakit yang ringan pada mulut dan tenggorokan sering kita jumpai….
e.
Pengaruh bahasa
asing
Contoh:
Buton di mana
saya dilahirkan (bahasa asing)
Seharusnya: Buton
tempat saya dilahirkan
f.
Pengaruh bahasa
daerah
Contoh:
Saya punya teman
Seharusnya: temanku atau teman saya (pilih salah satu)
g.
Penggunaan kata
tugas yang tidak tepat (kata depan yang tidak perlu)
Contoh:
- Di sekolahku
mengadakan reuni
-
Bagi siswa yang belum membayar
komite tidak boleh ikut semester
Seharusnya: - hilangkan kata di
dan bagi (kata depan yang
tidak perlu sehingga mengaburkan
Subjek)
- Contoh salah satu soal UN kalimat yang tidak efektif dalam karya tulis ilmiah:
Judul karya tulis
: Pelestarian Budaya Keraton
Latar belakang : Budaya keraton mulai terancam disebabkan
oleh masuknya budaya lain yang berkembang dengan cepat.
Kalimat
efektif untuk perbaikan latar belakang
tersebut adalah:
Budaya keraton terancam budaya
lain yang masuk dan berkembang dengan cepat.
SOAL UN 2009/2010/P26 UTAMA
1. Cermatilah
kalimat berikut!
…
“ Mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam. Islam mengajarkan umatnya untuk tidsak mengonsumsi
makanan yang haraam”…
Struktur kalimat yang dicetak miring tersebut rancu.
Kalimat perbaikan yang tepat yaitu…
A. Indonesia bergama
Islam mayoritas penduduknya.
B. Penduduk Indonesia beragama Islam mayoritas
C. Indonesia mayoritas penduduknya Islam
D. Penduduk Indonesia mayoritas beragama Islam.
E. Mayoritas beragama Islam penduduk Indonesia
KATA KUNCI
o
Kalimat rancu=kalimat yang tidak baku=kalimat
yang tidak efektif=kalimat yang
tidak teratur susunan kalimatnya, penepatan kata yang salah, susunan fungsi
kalimat salah, salah penalaran, dsb.
SKL 29:
MENENTUKAN
PENULISAN JUDUL KARYA TULIS YANG TEPAT
URAIAN
MATERI
- Cara menuliskan judul dengan benar, sbb:
1.
Semua huruf dalam judul ditulis dengan huruf kapital.
Misal:
MENGENAL, MACAM, FUNGSI, DAN
CARA PEMBUATAN SABUN
2. Bila judul kecil setiap huruf pertama kata
dalam judul ditulis dengan huruf kapital.
Namun, kata depan (di, ke, dari, untuk, oleh, pada, bagi) dan kata penghubung (dalam, dan, atau,
tetapi, terhadap, dengan, sebagai,setelah, sebagaidsb) ditulis dengan huruf kecil pada awal kata.
Misal:,
Mengenal, Macam, Fungsi, dan Cara Pembuatan Sabun
3. Judul
yang berupa kata ulang utuh huruf pertama setiap kata ditulis dengan huruf
besar.
Misal:
Yang Segar-Segar setelah Lebaran
3. Judul yang
berupa kata ulang berimbuhan diawali dengan huruf kapital untuk pertama kata
ulang pertama. Sebaliknya, kata ulang kedua diawali dengan huruf kecil.
Misal:
Tips Berhati-hati di Jalan Raya
- Contoh judul yang terdapat di soal UN tahun 2007-2009:
1. Judul: Manfaat tanaman kencur sebagai bumbu masak
Penulisan judul karangan tersebut yang sesuai dengan EyD
adalah:
Manfaat Tanaman Kencur sebagai Bumbu Masak dan Obat
2. Judul: mendaur
kerisauan alam dalam tari kreasi
Perbaikan penulisan judul yang tepat sesuai EyD
adalah:
Mendaur Kerisauan Alam dalam Tari Kreasi
3. Judul: enam TKI
dari Malaysia
hilang di laut
Penulisan judul karangan yang sesuai dengan EyD
adalah:
Enam TKI dari Malaysia Hilang di Laut
4. Judul: radiasi
untuk penderita kanker kelenjar gondok
Penulisan judul yang sesuai Ejaan yang Disempurnakan
(EyD) adalah…
Radiasi untuk Penderita Kanker Kelenjar Gondok
SOAL UN
TAHUN 2009/2010/P26 UTAMA:
1. Cermatilah judul karangan berikut!
Pelangi
dan langit yang dipotong segi empat
Penulisan
yang sesuai dengan EyD untuk perbaikan judul tersebut adalah…
A. PELANGI dan LANGIT yang DIPOTONG SEGI EMPAT
B. Pelangi dan Langit yang Dipotong Segiempat
C. Pelangi dan Langit yang Dipotong segi Empat
D. Pelangi dan Langit yang Dipotong Segi empat
E. Pelangi dan Langit yang dipotong Segi Empat
KATA KUNCI
·
Untuk memahami penulisan judul yang tepat:
-
Bila judul huruf kapital maka harus huruf kapital
semua termasuk kata depan (di, ke, dari, untuk, oleh, pada,dsb) dan kata
penghubung (karena,seperti, dalam, dan, atau, tetapi, terhadap, dengan,
sebagai,setelah, dsb).
Misal: PEMBELAJARAN MENULIS PUISI DENGAN MODELLING
-
Bila judul huruf kecil hanya di awal kata menggunakan
kapital sedangkan kata depan (di, ke, dari, untuk, oleh,dsb) dan kata
penghubung (karena, seperti, dalam, dan, atau, tetapi, terhadap, dengan,
sebagai, setelah, dsb)menggunakan huruf kecil di awal kata.
Misal:
Pembelajaran Menulis Puisi dengan Modelling
- Bila kata depan atau kata penghubung terletak
di awal kalimat maka harus menggunakan huruf kapital di awal kata.
Misal: Dari Ave Maria ke
Roma
SKL 30:
MENENTUKAN
KALIMAT YANG SESUAI DENGAN KONTEKS SURAT (ISI
DAN BAGIAN/STRUKTUR) DAN PENULISAN SURAT
LAMARAN PEKERJAAN
URAIAN
MATERI
-
Kalimat pembuka surat
dinas (undangan):
a.
Dengan surat ini kami mengundang
Bapak/Ibu Guru untuk menghadiri rapat yang akan diselenggarakan pada…
b.
Dengan surat ini kami mengundang
Bapak/Ibu Guru untuk menghadiri rapat kelulusan siswa kelas XII pada…
-
Penulisan perincian yang tepat untuk melengkapi
kutipan surat
undangan:
hari, tanggal : Senin, 18 April 2010
waktu :
pukul 13.00
tempat :
ruang OSIS
-
Kalimat penutup surat
dinas (undangan):
a. Kami harapkan kehadiran Anda sesuai dengan waktu dan
tempat yang sudah disiapkan.
b. Saya mengucapkan terima kasih atas kehadiran
rekan-rekan.
c.
Atas perhatian
Bapak, saya mengucapkan terima kasih.
d. Atas perhatian Ibu, saya mengucapkan terima kasih.
e.
Atas perhatian
Saudara, saya mengucapkan terima kasih.
-
Kalimat pembuka surat
lamaran yang terdapat pada soal UN:
c.
Berkenaan dengan
iklan yang dimuat pada harian Kompas,
tanggal 7 Juli 2007, saya mengajukan lamaran pekerjaan untuk posisi staff IT.
d.
Berdasarkan iklan
Bapak yang dimuat pada harian Fajar,
15 Juni 2008 mengenai adanya lowongan bekerja sebagai supervisor, saya yang
bertanda tangan berikut ini.
e.
Berdasarkan iklan
di majalah Tribun, Selasa, 22 April
2008, saya mengajukan lamaran pekerjaan sebagai tenaga accounting di perusahaan yang Bapak pimpin.
f.
Sehubungan dengan
iklan yang dimuat pada harian Ambon
Ekspres, 12 November 2008, dengan ini saya mengajukan lamaran sebagai salesmen di perusahaan Bapak.
g.
Sehubungan dengan
iklan yang dimuat pada harian Kedaulatan
Rakyat, 13 Oktober 2009, dengan ini saya mengajukan lamaran sebagai Pemasar
Kredit BNI pada perusahaan Bapak.
h.
Berdasarkan iklan
harian Pikiran Rakyat, 5 Maret 2010 tentang lowongan tenaga pemasaran, dengan
ini saya mengajukan lamaran pekerjaan untuk mengisi lowongan tersebut.
-
Penulisan identitas pelamar yang tepat:
nama :
Salzabella, S.E
tempat, tanggal lahir :
Jakarta, 28
Oktober 1984
alamat :
Jalan Setianaka 133 Jakarta Pusat
pendidikan :
Sarjana Ekonomi
atau
nama :
Guntur Prasetio
tempat/tanggal lahir :
Jakarta, 30
Agustus 1983
alamat :
Jalan Sawentar 24, Surabaya
pendidikan :
S-1 Teknik Sipil
-
Kalimat penutup surat
lamaran yang terdapat pada soal UN:
a. Atas perhatian Saudara, saya mengucapkan terima kasih.
b. Atas perhatian Bapak, saya mengucapkan terima kasih
c.
Atas perhatian
dan kebijaksanaan Bapak, saya mengucapkan terima kasih.
d. Atas perhatian Bapak/Ibu, saya ucapkan terima kasih.
e.
Demikian surat permohonan lamaran
pekerjaan yang saya ajukan. Atas pertimbangan dan kebijaksanaan Bapak, saya
mengucapkan terima kasih.
SOAL UN
2009/2010/P26 UTAMA:
1. Cermatilah iklan berikut!
PT BOOGIE ADVINDO
Jalan Talang Raya 26, Bogor
16151, membutuhkan pegawai sebagai pengelola gudang (KT). Pria, 30 tahun, D-3,
menguasai Bahasa Inggris, Komputer, Sim C atau A. Anda berminat? Lamaran kirim ke PO
BOX 777 Jakarta.
(Suara
Terbaru, 13 Mei 2010)
Berdasarkan iklan tersebut, kalimat pembuka surat lamaran yang tepat
adalah…
A.
Dengan surat ini saya mengajukan surat lamaran untuk dapat diterima menjadi
pegawai pengelola gudang di PT BOOGIE ADVINDO.
B.
Saya yang
bertanda tangan di surat ini dengan bermaksud
mengirimkan surat
lamaran kerja.
C.
Yang bertanda
tangan di bawah ini kami yang ingin mengisi lowongan kerja di perusahaan Bapak
melalui iklan di Suara Terbaru.
D.
Bersama surat ini saya mengajukan surat lamaran pekerjaan dengan ideentitas
sebagai berikut yang dimuat di Suara
Terbaru, 13 Mei 2010.
E.
Sehubungan dengan
iklan yang dimuat di Suara Terbaru, 13 Mei 2010, saya mengajukan lamaran
sebagai pengelola gudang di PT Boogie Advindo.
2. Cermatilah identitas pelamar kerja berikut!
Seorang arsitek, Damar Lazuardi, lahir di Jakarta 23-11-1984 yang tinggal di Jl. Kinibalu No. 20 Jakarta
melamar pekerjaan pada salah satu instansi.
Penulisan
identitas pelamar adalah…
A. Saya yang bertanda tangan di bawah ini,
Nama :
Damar lazuardi, S.T.
tempat, tanggal lahir :
Jakarta,
23-11-1984
pendidikan :
Sarjana Teknih
alamat :
Jln. Kinabalu, 20 Jakarta
B. Saya yang bertanda tangan di bawah ini;
Nama :
Damar Lazuardi, S.T.
Tempat, tanggal lahir :
Jakarta 23
November 1984
Pendidikan :
Sarjana Teknih
Alamat :
Jln. Kinabalu 20 Jakarta
C. Saya yang bertanda tangan di bawah ini,
nama :
Damar Lazuardi, S.T.
tempat, tanggal lahir :
Jakarta, 23
November 1984
pendidikan :
Sarjana Teknik
alamat :
Jalan Kinabalu 20, Jakarta
D. Saya yang bertanda tangan di bawah ini,
Nama :
Damar lazuardi, S.T.
Tempat, tanggal lahir :
Jakarta,
23-11-1984
Pendidikan :
Sarjana Teknik
Alamat :
Jalan Kinabalu, Jakarta
E. Saya yang bertanda tangan di bawah ini,
nama :
DAMAR LAZUARDI, S.T.
tempat, tanggal lahir :
JAKARTA, 23
NOVEMBER 1984
pendidikan :
Sarjana Teknih
alamat :
Jalan Kinabalu 20, Jakarta
3 .Cermatilah kalimat penutup lamaran pekerjaan
berikut!
Demikian surat
lamaran ini. Besar harapannya, saya diterima Ibu. Atas perhatiannya, saya
ucapkan banyak terima kasih.
Perbaikan kalimat penutup surat lamaran pekerjaan yang tepat adalah…
A. Demikian surat
lamaran ini saya haturkan. Besar harapan saya dapat diterima di perusahaan Ibu.
Atas perhatian Ibu saya, sampaikan terima kasih.
B. Demikian surat
lamaran pekerjaan ini saya ajukan. Saya berharap Ibu dapat menerima saya. Atas
perhatian Ibu, saya ucapkan terima kasih banyak.
C. Demikian surat
lamaran pekerjaan ini saya sampaikan. Besar harapan saya dapat diterima di
perusahaan Ibu. Atas kebijaksanaan Ibu, saya berterima kasih.
D. Demikian surat
lamaran pekerjaan ini saya ajukan. Saya berharap Ibu mempertimbangkan surat lamaran saya ini.
Saya ucapkan terima kasih.
E. Demikian surat
lamaran pekerjaan ini saya sampaikan. Saya berharap dapat diterima di
perusahaan Ibu. Atas perhatian Ibu, saya mengucapkan terimah kasih.
KATA KUNCI
-
Untuk memahami
kalimat pembuka surat lamaran pekerjaan berdasarkan
iklan maka yang harus ditulis atau dilihat media massa
(harian/tabloid) iklan tersebut dipasang, tanggal, tahun penerbitan dan lowongan pekerjaan yang akan dilamar yang
terdapat diiklan lamaran tersebut.
Contoh:
BERDASARKAN IKLAN DI HARIAN FAJAR,
18 JANUARI 2010, MAKA SAYA MENGAJUKAN LAMARAN PEKERJAAN SEBAGAI TENAGA AHLI
MESIN DI PERUSAHAAN YANG BAPAK PIMPIN.
-
Untuk memahami
kalimat penutup surat/surat lamaran
harus menghilangkan kata nya, kata
beribu-ribu terima kasih banyak. Pada Atas perhatiannya harus diganti dengan
kata/kalimat Atas perhatian Bapak, Atas
Perhatian Ibu, Atas perhatian Saudara (pilih salah satu yang
digunakan). Sedangkan kata beribu-ribu
terimah kasih banyak harus
dihilangkan kata beribu-ribu dan
banyak.
Contoh:
ATAS PERHATIAN BAPAK, SAYA MENGUCAPKAN TERIMA KASIH.
-
Penulisan
hari/tanggal, waktu, tempat, harus diawali
dengan huruf kecil karena hal tersebut berupa kelanjutan kalimat
berikutnya.
Contoh:
hari/tanggal : Senin, 17
Januari2010
waktu :
pukul 10.00
tempat :
ruang OSIS
-
Penulisan
identitas pelamar (nama, tempat, tanggal lahir, alamat, pendidikan) harus diawali dengan huruf kecil karena hal tersebut berupa kelanjutan kalimat
berikutnya.
Contoh:
Saya yang bertanda tangan di bawah ini,
nama :
Dita Yulian
tempat, tanggal lahir : Jakarta, 27 Juli 1980
alamat :
Jalan Mawar I/24, Poris Indah, Cipondoh Indah
Tangerang
pendidikan : Sarjana Pendidikan
-
Penulisan
alamat surat tidak menggunakan kata Kepada Yth.
Harus dihilangkan kata kepada. Kata jalan tidak boleh disingkat Jl. Atau Jln.. Nomor jalan tidak ditulis lagi no. atau nomor
langsung angka.
Contoh:
Yth. Sdr. Soedarto
Jalan
Mayjen Prof. DR. Moestapo 4
Surabaya 60131
SKL 31:
MENENTUKAN
KALIMAT RESENSI
URAIAN
MATERI
-
Resensi=tinjauan buku=beda buku=timbangan buku=penilaian
buku=>tulisan/karangan/ulasan
mengenai nilai sebuah buku/hasil karya.
-
Resensi merupakan penulisan yang menyajikan sejumlah informasi
tentang sebuah buku.
Informasi tersebut disampaikan kepada pembaca untuk memberi pertimbangan
tentang
keuntungan-keuntungan atau
mungkin kerugian yang akan
dialami oleh pembaca jika ia membaca buku tersebut, karena pembuat resensi biasanya menginformasikan tentang keunggulan dan
kelemahan buku.
-
Resensi buku
berisi hal-hal berikut ini:
a.
Identitas buku
(judul, pengarang, penerbit, tahun terbit, dan tebal halaman).
b.
Sinopsis,
unsur intrinsik dan ekstrinsik (untuk fiksi) dan gambaran isi buku (untuk
nonfiksi).
c.
Nilai buku
(kelebihan dan kelemahan buku).
d.
Keterbacaan atau kecocokan pembacanya.
-
Contoh resensi penggalan novel:
Novel Harimau!Harimau! yang dikarang Mochtar Lubis ini mengambil
setting tempat di rimba Sumatra. Untuk tokoh
cerita, pengarang memunculkan tujuh orang pendamar yang memulai perjalanan
pulang ke kampong dari hutan rimba. Mereka diteror oleh seekor harimau yang
kelaparan sehingga menimbulkan kepanikan. Novel ini melukiskan kondisi sosial
politik Indonesia
pada masa pemerintahan Orde Lama. Tokoh
Buyung merupakan gambaran simbolik kaum muda Indonesia yang bersemangat dan
idealis.
Kalimat resensi yang menyatakan keunggulan novel berdasarkan penjelasan kutipan tersebut adalah:
Mochtar Lubis
dapat menampilkan tokoh Buyung dengan sempurna sebagai simbolik kaum muda Indonesia
yang bersemangat dan idealis.
Penjelasan:
Untuk memahami kalimat resensi dalam penggalan novel
harus sesuai dengan isi atau kalimat yang terdapat pada penggalan novel
tersebut.
SOAL UN
2009/2010/P26 UTAMA
1. Cermatilah penjelasan karya sastra berikut!
Kembali dunia sastra Indonesia digairahkan oleh
penerbitan buku kumpulan cerpen berjudul
Potongan Cerita di Kartu Pos karya
Agus Noor. Cerpen ini semakin melihatkan kepiawaian penulis dalam berkarya.
Kumpulan cerpen ini merupakan buku kelima yang dihasilkannya setelah sebelumnya
ia menerbitkan buku kumpulan cerpen yang berjudul Memorabilia (1999) Bapak
Presiden yang Terhormat (2000), Selingkuh
itu Indah (2001), dan Rendezvous: Kisah Cinta yang Tak Setia
(2004).
Kalimat
resensi yang menyatakan keunggulan cerpen-cerpen karya Agus Noor tersebut
adalah…
A. Sedikit berbeda dengan buku-buku kumpulan cerpen
sebelumnya, dalam “Potongan Cerita di Kartu Pos” Agus Noor terlihat lebih
matang dalam menulis.
B. Teknik penceritaan yang tak lazim seperti ini, jelas
menuntut kejelian dan ketangkasan penulis dalam penguasaan alur dalam berkarya.
C. Teknik penceritaan yang dikembangkan Agus Noor,
misalnya teknik bercerita seperti bereksperimen dalam ceritanya dan
kemampuannya yang teruji.
D. Beberapa cerpen lainnya masih tetap “berformat” biasa,
padahal jika mau dikembangkan lagi, cerpen tersebut dapat lebih menarik.
E. Membaca cerpen-cerpen Agus Noor di buku ini, berarti
menguji kemampuan dalam berapresiasi.
KATA KUNCI
-
Untuk memahami kalimat
resensi yang berisi keunggulan novel
maka harus sesuai dengan isi
penggalan novel atau kalimat resensi tentang keunggulan novel dapat dilihat dalam kalimat penggalan novel.
SKL 32:
MELENGKAPI
PUISI DENGAN LARIK YANG BERMAJAS
URAIAN
MATERI
-
Majas/gaya bahasa/bahasa kiasan/bahasa figurative=cara
melukiskan sesuatu dengan jalan menyamakan
dengan sesuatu.
-
Ada 14 jenis gaya
bahasa, hanya yang majas yang biasa muncul di UN, antara lain:
a. Personifikasi=menganggap
benda mati seolah-olah hidup dan berbuat, berpikir, berbicara seperti manusia.
Contoh:
Angin berbisik membelai gadis itu
b. Simile=perumpamaan yang menggunakan kata
pembanding: seperti, bagai, ibarat, laksana, bak.
Contoh: Bagai bumi dengan langit.
(jauh berbeda)
c. Metafora=perbandingan
secara langsung dengan benda.
Contoh:
Aku ini binatang jalang
(=dirinya diandaikan dengan binatang liar)
d. Hiperbola =melebih-lebihkan sesuatu agar mendapat efek tertentu
. Contoh: Budi memiliki segudang kaset. (=tidak
mungkin paling satu dos)
UN 2009/2010 UTAMA/P26 UTAMA
Cermatilah puisi berikut!
Doa
Malam yang tenang
….
Genangan nanah
Membendung lebat
Luka batinku
Yang telah pur4uk
Darah mengalir
Membawa zat haram
Karya:
Ahmad KA
Kalimat yang bermajas personifikasi yang
tepat untuk melengkapi larik kedua puisi tersebut adalah…
A suara enggan menari
B.
suasana hening
sekali
C.
cuaca cukup cerah
D.
aku bangun dari
tidurku
E.
bulan sedang
bersinar
KATA KUNCI
·
Untuk
memahami gaya
bahasa/majas dalam puisi harus memahami
kalimat yang cocok untuk puisi yang
belum lengkap atau majas yang sesuai dengan isi teks puisi tersebut.
SKL 33:
MELENGKAPI
DIALOG TEKS DRAMA DENGAN PERIBAHASA
URAIAN
MATERI
-
Melengkapi dialog teks drama dengan peribahasa adalah peribahasa
yang akan dilengkapi harus sesuai dengan
isi dialog teks drama tersebut.
-
Contoh melengkapi
dialog teks drama dengan peribahasa:
Cermatilah dialog berikut ini!
Tono :
Cobalah kau pikirkan lagi niatmu untuk melakukan hal yang berbahaya itu.
Andi :
Ah, masa bodoh. Aku sudah terlanjur sakit hati kepada orang itu.
Tono : Lebih baik kau terima saja
kenyataan pahit ini agar kamu tidak menyesal. Menurutku, perbuatanmu tidak
baik…
Peribahasa yang tepat untuk melengkapi dialog drama tersebut
adalah:
Pikir
itu pelita hati (penyelesaian masalah
akan diperoleh jika menggunakan akal pikiran yang tenang)
-
Contoh peribahasa yang terdapat di soal UN:
a.
Drama menceritakan percakapan Rudi dan Irma yang menganggap kemajuan
IPTEK di Negara ini sebagai sesuatu yang
tidak mungkin.
Peribahasanya: Menegakkan
benang yang basah (sesuatu yang tidak mungkin)
b. Drama menceritakan tentang Marni ingin seperti bu
Sani, padahal kehidupan Marni pas-pasan, untuk makan saja susah apalagi untuk
yang lain. Bapak menasihati Marni untuk tidak
boros dan mementingkan sekolah anak-anak.
Peribhasanya: Hidup
bertimba uang (hidup boros)
c.
Drama menceritakan hakim yang sedang menanyai terdakwa. Hakim menanyakan
kepada terdakwa tentang Pak Amri. Terdakwa menyebutkan bahwa Pak Amir orang
yang tidak jujur.
Peribahasanya: Kuman di sebelah lautan tampak, gajah di
pelupuk mata tidak tampak (mengetahui kejelekan orang, tetapi kejelekan sendiri
tak tampak).
c.
Kalah jadi abu, menang jadi arang (menang atau kalah
sama-sama rugi)
d. Kurang tunjuk
kurang pengajar (kurang mendapat pendidikan dan pengajaran)
e.
Berguru kepalang ajar, bagai bunga kembang yang tak
jadi (pekerjaan yang dilakukan setengah-setengah tidak mencapai hasil yang baik
f.
Belajar ke yang pintar, berguru ke yang pandai
(menuntut ilmu hendaknya kepada orang yang berilmu pengetahuan dan kaya
pengalaman)
g.
Hidup berakal, mati beriman (mengerjakan sesuatu
hendaknya menggunakan pengetahuan dan kaya akan pengalaman)
h. Dari ajung
turun ke sampan (mengundurkan diri dari suatu jabatan)
i.
Bagaikan katak dalam tempurung (orang yang
berpengetahuan sempit)
j.
Mencari jejak di atas air (melakukan pekerjaan yang
sia-sia)
k. Air di daun
keladi, tumpah tak berbekas (ajaran/nasihat yang tidak berguna bagi mereka yang
tidak mau menerimanya)
l.
Kerakap tumbuh di batu (orang yang hidupnya sangat
sengsara)
m. Bergantung di
akar lapuk (mengharapkan bantuan dari orang yang tidak memeiliki kekuasaan)
n. Menangguk di
air keruh (menggunakan kesempatan dalam kesempitan)
o. Berumah di
tepi pantai (selalu diliputi rasa waswas
p. Besar kapal
besar gelombang (makin tinggi pangkat seseorang, makin tinggi godaannya)
q. Ada batang
cendawan tumbuh ( di mana kita berada, di situ ada rezeki)
r.
Makan buah si malakama (memiliki pilihan yang sama
sulit)
s.
Seperti membuang garam ke laut (memberikan pertolongan
kepada orang yang tidak memerlukan)
t.
Bagai hujan jatuh ke pasir (kebaikan yang tidak
terbalas)
u. Bagai air
beriak tanda tak dalam (orang yang banyak bicara biasanya tidak berilmu)
v. Nila setitik
rusa susu sebelanga (perbuatan jahat sedikit dapat merusak kebaikan yang sudah
banyak)
w. Cepat kaki
ringan tangan (orang yang tangkas dan giat)
SOAL
2008/2009/P26 UTAMA
1. Bacalah kutipan drama berikut ini!
Ayah : Bu,
semenjak ayah di-PHK ekonomi keluarga kita semakin terpuruk.
Ibu : Benar,
Yah, apalagi sekarang harga BBM melambung tinggi.
Ayah
: Segala upaya sudah Ayah coba,
Bu, untuk mengatasi kebutuhan kita, tetapi belum mencukupi.
Ibu
: Usaha ayah sudah maksimal
menurut pendapat ibu, tetapi ada keperluan yang harus kita atasi sesegera
mungkin yaitu bayaran sekolah anak-anak.
Ayah
: Itulah Bu, hidup kita
seperti…karena utang harus segera kita lunasi.
Ibu
: Terpaksa kita pinjam uang lagi
untuk menutup utang.
Peribahasa
yang tepat untuk melengkapi dialog rumpang tersebut adalah…
A. Air di daun keladi, tumpah tak berbekas
B. Kerakap tumbuh di batu
C. Gali lubang tutup lubang
D. Menegakkan benang basah
E. Pungguk merindukan bulan
SOAL UN
2007/2008/P59 UTAMA
1. Cermatilah dialog berikut!
Ica : Sudah
lama kita tidak bertemu teman kita ya, Gus?
Gus : Benar, Ca.sudah rindu
rasanya berkumpul seperti dulu.
Ica : ….
Gus : Itu ide yang bagus.
Kapan kita wujudkan/
Ica : Liburan
akhir tahun pelajaran saja.
Kalimat yang
tepat untuk melengkapi dialog tersebut adalah…
A. Bagaimana kalau kita dakan reuni?
B. Berkumpul-kumpul seperti apa yang kamu maksudkan?
C. Kapan kita berkumpul dengan teman-teman?
D. Di mana kita laksanakan acara kumpul tersebut?
E. Ah, itu sangat mudah untuk dilakukan lagi, asal mau
saja?
KATA KUNCI
-
Untuk memahami peribahasa maka harus mampu memaknai
kalimat yang terkandung dalam peribahasa tersebut.
-
Peribahasa=yang diumpamakan seperti benda. Bila telah
kita ketahui makna benda tersebut maka kita dapat memaknai peribhasa.
-
Untuk melengkapi dialog teks drama dengan peribahasa
harus sesuai dengan isi teks drama tersebut.
-
Untuk melengkapi dialog teks drama dengan kalimat yang
tepat harus sesuai dengan teks yang sebelum atau sesudahnya (isinya harus
sesuai dengan dialog yang akan
dilengkapi)
SKL 34:
MENENTUKAN
KALIMAT KRITIK SASTRA
URAIAN
MATERI
-
Kritik
sastra=penilaian baik dan buruk
terhadap karya sastra (cerpen, novel,
roman, drama, puisi)
-
Kritik
sastra dapat menilai isi, bentuk, atau peristiwa yang terdapat dalam sastra
-
Contoh kritik
sastra:
“Penat pinggangku duduk di kursi dan berasa pirai
kakiku duduk, berjuntai Hanafi,” sahut Ibunya. “Kesenangan Ibu hanyalah duduk
di bawah sebab semenjak ingatku duduk di bawah itu saja,”
“Itulah salahnya, Ibu, bangsa kita dari kampong; tidak
suka menurutkan putaran zaman. Lebih suka duduk rungkuh dan duduk mengukul saja
sepanjanghari. Tidak ubah dengan kerbau bangsa kita, Bu! Dan segala
sirih-menyirih itu…
Berrr!”
Makin lama makin
bimbang hatinya melihat anak yang kebelanda-belandaan itu.
Pakaiannya cara Belanda, pergaulan dengan orang Belanda
saja. Jika ia berbahasa Melayu, meskipun dengan ibunya sendiri maka
dipergunakan bahasa Riau dan kepada orang yang di bawahnya ia berbahasa cara
orang betawi.
Salah Asuhan, Abdul Muis
Kritik yang sesuai dengan isi kutipan novel di atas
adalah:
Hanafi tidak
menyukai bahasanya sendiri sekalipun berbicara dengan ibunya.
SOAL UN
2009/2010/P26 UTAMA
1. Bacalah kutipan karya sastra berikut!
“Lha, menurutmu
Embokmu, siapa bapakmu itu?”
“ya, kalau menurut
Embok, bapak itu orang sini-sini saja. Katanya sekarang lagi merantau jauh
sekali untuk mengumpulkan uang”.
“lha, lantas apa yang kamu ketahui lagi? Wong Embokmu sudah cerita begitu, kok?”
“Iya, memang begitu, pakde. Seharusnya saya sudah puas. Cuma tadi waktu
Pakde omomng-omong dengan Ndoro Guru
Kakung, saya mendapat kesan yang sangat kuat kalau Ndoro guru Kakung kenal
Wanawalas dengan cukup akrab.Bahkan Pakde menyebut tentang sekolah yang
didirikan Ndoro guru di sini. Saya tidak pernah mengira itu Pakde. Setahu saya
Ndoro Guru Kakung dan putrid itu hanya kenal Embok lewat tempenya saja.”
Para Priyayi, Umar Kayam
Kalimat kritik yang sesuai dengan kutipan novel
tersebut adalah…
A.
Penggunaan kata
sapaan bahasa Jawa dalam novel tersebut dapat menyulitkan pembaca untuk
mengikuti alur cerita
B.
Umar Kayam
merupakan penulis yang sangat kuat dipenagruhi bahasa Jawa sehingga mampu
mengantarkan tema cerita.
C.
Gaya cerita Umar Kayam sangat khas karena memasukkan
suasana daerah yang begitu kental untuk mengantarkan cerita.
D.
Novel Para
Priyayi karya Umar Kayam hanya akan diminati oleh pembaca yang berasal dari
bahasa Jawa.
E.
Karya-karya Umar
Kayam selalu memberikan tambahan wawasan bagi para pembaca, termasuk kata
sapaan dalam novel tersebut
KATA KUNCI
·
Kritik=memberikan penilaian baik dan buruk
tentang, isi, bentuk, atau peristiwa yang terdapat dalam karya sastra.
·
Untuk
memahami kalimat kritik karya sastra maka harus memahami isi penggalan karya
sastra yang dikritik.
MEMBUAT DAN
MENJAWAB PERTANYAAN
URAIAN
MATERI
- Membuat dan menjawab pertanyaan yang dimaksudkan adalah yang berhubungan dengan teks bacaan.
- Kalimat tanya=kalimat pertanyaan yang berkaitan dengan isi bacaan.
- Kata tanya yang digunakan:
1. apa : menyatakan benda
2. siapa : menanyakan orang
3. mengapa : menanyakan sebab
4. di mana : menanyakan tempat
5. kapan : menanyakan waktu
6. bagaimana : menanyakan cara, hal, keadaan
7. berapa : menanyakan jumlah
- Contoh:
Masyarakat Jembrana sejak pecan lalu mulai kesulitan
memperoleh solar. Selain pengiriman dari Denpasar terlambat, kesulitan tersebut
diakibatkan peningkatan kebutuhan masyarakat setempat. Saat ini, sekitar pantai
Jembrana sedang musim tangkapan ikan serta penanaman udang. Oleh karena itu,
perahu-perahu serta mesin kincir tombak membutuhkan solar dalam jumlah besar.
- Pertanyaan yang sesuai dengan isi bacaan tersebut adalah:
Mengapa
masyarakat Jembrana sejak pecan lalu mulai kesulitan memperoleh solar?
Penjelasannya:
Pertanyaan yang diajukan terdapat jawabannya di dalam paragraf tersebut.
SOAL UN
2008/2009/P26 UTAMA:
1. .Bacalah
paragraf berikut dengan saksama!
Seperti halnya mata, mulut juga merupakan jendela bagi
kesehatan tubuh kita secara keseluruhan. Keadaan gigi, lidah, dan bibir dapat menentukan
bagaimana kita berbicara maupun makan sesuatu. salah satu masalah yang sering
terjadi di mulut adalah gangguan gusi. Gangguan gusi terjadi karena adanya
infeksi pada jaringan pendukung gigi. Ketika plak gigi muncul, bakteri akan
mengiritasi gusi dan menyebabkan gusi jadi bengkak..
Mengapa
Gusi jadi membengkak?
Jawaban yang
tepat untuk pertanyaan tersebut adalah…
A. mengalami gangguan gusi
B. sedang tumbuh jaringan pendukung gigi
C. terdapat plak gigi
D. bakteri mengiritasi gusi
E. bakteri bersarang di gusi
KATA KUNCI
·
Untuk memahami pertanyaan jawabannya terdapat dalam
paragraf tersebut. Misal kalau yang ditanyakan itu mengapa maka jawabannya
penyebabnya apa.
aLaupun
1.
§ -
§
§
§
§
§
Tidak ada komentar:
Posting Komentar